Pupuk bokashi padat adalah pupuk organik yang dihasilkan dari fermentasi bahan-bahan organik semisal kompos dan pupuk kandang dengan memanfaatkan bantuan mikroorganisme pengurai seperti mikroba atau jamur fermentasi. Hasilnya ialah berupa pupuk padat dalam kondisi sudah terurai sehingga mengandung lebih banyak unsur hara baik makro maupun mikro yang siap untuk segera diserap akar tanaman.Keunggulan Pupuk Bokashi padat ialah : ? kandungan unsur haranya lebih tinggi dan sudah terurai sehingga siap diserap akar tanaman. ? pupuk bokashi padat juga mengandung efektiv mikroorganisme yang bermanfaat untuk menekan pertumbuhan patogen dalam tanah. ? Cara membuat pupuk bokashi padat sangat mudah serta murah sehingga bisa menekan biaya tanam.? Pemberian pupuk bokasi kepada tanah maka kesuburan di dalam tanah akan semakin baik. Dampak fisik yang terlihat memanglah tidak langsung terlihat, namun jika diberikan terus menerus kepada tanah maka tanah akan terlihat subur dan gembur.beberapa bahan untuk membuat pupuk bokasi yaitu mikroorganisme dekomposernya. Mikroorganisme berfungsi sebagai bakteri pengurai pada bahan organik yang anda akan jadikan pupuk bokasi. Umumnya mikroorganisme yang banyak digunakan untuk membuat pupuk bokasi adalah EM4. Larutan EM4 terdiri dari mikroorganisme yang diisolasi secara khusus untuk menguraikan sampah organik dengan cepat. Perlu diketahui di dalam larutan EM4 terdapat ragi, bakteri fotosintesis, bakteri asam laktat (Lactobacillus sp) dan Actinomycetes. pemakaian untuk membuat bokashi membutuhkan EM4 yang diencerkan terlebihdahulu karena jika tidak, bakteri tidak bekerja dengan baik maka proses pengenceran harus dilakukan.Pembuatan pupuk bokasi padat juga sudah di praktekan di kelompok Wanita Tani Medulu Kelurahan Pondambea Kecamatan Kadia pada tanggal 29 Juli 2018, anggota KWT Medulu beranggotakan 15 orang, kelompok ini memiliki kekompakan dan memiliki motivasi untuk mau meningkatkan PKSnya khususnya dalam hal Pembuatan Pupuk Bokasi Padat, karena mereka paham bahwa manfaat Pupuk Bokasi itu sangat baik untuk kesuburan tanah, dan dapat meningkatkan produksi tanaman, serta proses pembuatannya juga tidak terlalu sulit, bokashi relatif lebih cepat dari pengomposan konvensional. Hanya membutuhkan waktu 1-15 hari saja seja.Bahan yang digunakan pada pembuatan Bokasi Padat di KWT Medulu Kel. Pondambea adalah :1. Pupuk Kandang kotoran ayam 250 Kg2. Daun hijauan 200 kg3. Dedak 5 kg4. EM4 1 botol (1 ltr )5. Gula pasir 1 kg6. Terpal Plastik7. Gembor8. Ember plastikTahap Pembuatannya :• Cacah jerami atau hijauan kecil-kecil, campuran bahan-bahan organik yang telah disiapkan (Pupuk Kandang kotoran ayam dana dedak), aduk hingga merata dengan cangkul atau sekop. • Encerkan larutan EM4, ambil 1 liter larutan campurkan dengan 200 liter air bersih dan 1 kg gula pasir. Kemudian siramkan pada campuran bahan baku sambil diaduk menggunakan gembor. Atur kelembaban hingga mencapai 30-40%. kepalkan campuran hingga bisa menggumpal tapi tidak sampai mengeluarkan air • Tutup rapat lubang fermentasi dengan terpal, lalu diamkan hingga 7 hari. Setiap 2 hari sekali di lakukan pengadukan agar suhunya turun. Saat ini hasil pembuaatan Pupuk bokasi di KWT Medulu kel. Pondambea memberikan hasilnya baik dengan kepekatan haranya sebesar 3578 uS/cm, dan anggota bersepakat untuk menjual Pupuk Bokasi sebagai usaha kelompok dengan kemasan 1.5 kg seharga Rp. 10.000,-, produksi pupuk bokasi hasil produksi KWT Medulu sangat diminati oleh anggota dan ibu-ibu dasawisma lainnya di Kelurahan Pondambea, Ketua KWT Medulu ibu Hj. Nisman dan anggota berharap pemasaran pupuk bokasi hasil produksi KWT Medulu bisa berkembang sampai ke masyarakat luas di luar dari kelurahan Pondambea. Penulis : Rosmiati, SP (Penyuluh Pertanian Distan Kota Kendari)