Loading...

Lalat bibit (rice whorl maggot)

Lalat bibit (rice whorl maggot)
Hydrellia philippina Ferino Lalat bibit merupakan hama penting pada daerah yang kondisi airnya sulit diatur. Dalam serangan yang tinggi, hama ini dapat menyebabkan petani harus melakukan tanam ulang, karena lebih dari 50% tanaman baru mereka mati oleh lalat bibit (Gb. 35). Lalat bibit (Gb. 36) umumnya menyerang pertanaman yang baru dipindah di sawah yang tergenang. Gejala serangan berupa bercak kuning di sepanjang tepi daun, daun yang terserang menjadi berubah bentuk, dan daun menggulung (Gb. 37). Telur serangga ini diletakkan di permukaan atas daun, berwarna keputih-putihan, berbentuk lonjong menyerupai buah pisang (Gb. 38) Bila daun yang menggulung dibuka, dengan mudah dapat dijumpai larva yang berwarna kuning kehijauan yang tembus cahaya (Gb. 39). Larva juga dapat bergerak ke bagian tengah tanaman sampai mencapai titik tumbuh Hama ini dapat dikendalikan dengan cara mengeringkan sawah. Pengendalian lalat bibit yang tepat adalah melalui pencegahan karena ketika gejala kerusakan terlihat di lapang, lalat bibit sudah tidak ada di pertanaman. Penggunaan insektisida (bila diperlukan) adalah yang berbahan aktif: - bensultap, - BPMC, atau - karbofuran. Sumber Balai Pengkajian dan IRRI