LANGKAH KELOMPOKTANI MENGEMBANGKAN PRODUKSI KELAPA SAWIT
Untuk mengembangkan produksi kelapasawit, pekebun perlu dibekali dengan pengetahuan yang memadai antara lain bagaimana melakukan perencanaan yang baik. Agar pengembangan produksi kelapa sawitnya menguntungkan ada empat hal penting yang harus dipertimbangkan meliputi identifikasi dan evaluasi kebutuhan pasar, melakukan analisis skala ekonomi produk yang akan dikembangkan, mengidentifikasi potensi sumberdaya secara partisipatif dan pengambilan keputusan. Identifikasi dan evaluasi kebutuhan pasar. Kegiatan ini dilakukan untuk mengetahui peluang pasar, untuk mendapat informasi tentang produk/hasil olahan kelapa sawit yang dibutuhkan pasar terkait dengan jumlah, kualitas, spesifikasi dan harga. Hal ini dapat dilakukan melalui langkah-langkah sebagai berikut: a) melakukan pertemuan/musyawarah dengan kelompok untuk membicarakan produk yang akandikembangkan; b) Menunjuk anggota kelompok yang mampu melakukan identifikasi dan analisa pasar; Analisis skala ekonomi produk yang akan dikembangkan, Analisa ini dilakukan untuk mengetahui besaran produk yang dikembangkan sesuai kebutuhan pasar antara lain dengan melakukan: a) menentukan jenis dan jumlah produk/hasil olahan kelapasawit sesuai permintaan pasar; b) menghitung skala usaha produk/hasil olahan kelapa sawit berdasarkan perhitungan titik impas (Break Event Point/BEP);dan c) menetapkan satuan unitnya; Identifikasi potensi sumberdaya secara partisipatif. Kegiatan inidilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota kelompok dalam menggali berbagai sumberdaya yang mendukung pengembangan usaha; Pengambilan keputusan. Pengambilan keputusan dilakukan dalam pertemuan kelompok, dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut: a) produk/hasil olahan yang akan dikembangkan sesuai kebutuhan pasar; b) sesuai dengan rencana yang telah dibuat kelompok sesuai potensi; dan c) melaksanakan jadwal kegiatan. Menyusun rencana dan pelaksanaan kegiatan bersama Rencana usaha kelompok penyusunannya harus berdasarkan kespakatan seluruh anggota kelompok yang penyusunannya harus berdasarkan kesepakatan seluruh anggota kelompok sehingga dapat dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan secara bersama. Penyusunann rencana usaha berkelompok inidilakukan secara partisipatif sehingga dapat memperkirakan besarnya biaya produksi yang dikeluarkan dan hasil produksi yang diperoleh. Hal-hal yang harus dipersiapkan dalam penyusunan rencana usaha kelompok sebagaiberikut: Penentuan jenis usaha yang menguntungkan ditetapkan berdasarkan kesepakatan; Penentuan volume usaha; Siklus usaha Jumlah modal yang dibutuhkan Menghitung perkiraan pendapatan yang akan diperoleh Menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) dan Harga Jual Produk untuk menetapkan berapa keuntungan yg diharapkan Menghitung perkiraan untung ruginya Menghutung pemanfaatan keuntungan usaha kelompok Menetapkan daerah dan cara serta strategi pemasarannya Penjadwalan pelaksanaan kegiatan dan pembagian kerja Mencatat permasalahan yang dihadapi Setelah rencana, perhitungan2 dan permasalahan tercatat semua Kemudian dituangkan dalam rencana (Sri Puji Rahayu)