Loading...

lanjutan Raja Bagus

lanjutan Raja Bagus
Pisang sebagai salah satu buah tropis ,sangat digemari masyarakat dan bernilai ekonomi tinggi ,sehingga berpotensi untuk dikembangkan. Jika dilihat golongan pisang, terdiri dari 2 golongan : a. Pisang sebagai buah meja, b. Pisang olahan. Untuk pisang Raja Bagus bisa sebagai buah meja maupun pisang olahan, dari pengalaman pisang Raja Bagus yang sudah masak sekali (buah masak disimpan 1 minggu) sangat baik untuk isi roti pisang karena setelah di oven keluar madunya yang membuat roti sangat lezat. Kelebihan lain dari pisang Raja Bagus unsur BUUS: ¢ Baru Pisang Raja Bagus elatif belum banyak dikenal olah masyarakat luas karena sebelumnya hanya dibudidayakan terbatas di lingkungan Keraton Yogyakarta. ¢ Unik Pisang Raja Bagus memiliki sifat khas yang membedakannya dengan kultivar pisang Raja lainnya , diantaranya rasa daging buahnya yang manis legit sehingga sangat enak meskipun dimakan langsung. Disamping itu dapat diolah menjadi berbagai produk olahan pisang. Daya simpan buah yang bisa bertahan lebih kurang 8 hari , sehingga meskipun kulit buah sudah kelihatan kehitam-hitaman tetapi warna daging buahnya tetap menarik dan rasa daging buahnya masih segar. ¢ Seragam Pisang Raja Bagus pertumbuhannya yang relatif seragam, , tanaman tidak terlalu tinggi, pohon sedang, berpotensi berbuah lebih cepat dibanding varietas lainnya.Rata-rata berbunga umur 8 bulan, tangkai tandan pendek, bunga besar,jumlah sisir 8-12 sisir, sebagai pisang meja besar buah cukup jika dimakan 1 orang.(tidak terlalu kecil maupun terlalu besar). ¢ Stabil Pisang Raja Bagus memiliki kestabilan rasa, bentuk dan ukuran buah. Karena mempunyai beberapa sifat khas tersebut, pisang ini digemari masyarakat meskipun harga jualnya relatif lebih mahal dibanding jenis pisang lainnya,namun tetap banyak masyarakat yang menggemari dan membutuhkannya. Di Kota Yogyakarta Pisang Raja Bagus banyak ditanam oleh masyarakat, dalam penanaman biasanya benih diletakkan di tengah lubang dan disekitar benih tidak ditimbun tanah tetapi setiap hari lubang tersebut difungsikan untuk membuang sampah organik dengan maksud sekaligus memupuk tanaman pisang, hal ini salah satu upaya pengelolaan sampah, dimana bisa lebih praktis dilakukan oleh masyarakat Kota dalam upaya pengurangan jumlah sampah yang dibuang ke TPS (Tempat Pembuangan Sampah).Namun demikian pemilihan lokasi,pemilihan benih dan varietas, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, pengairan, sanitasi,pembrongsongan serta pemanenan merupakan rangkaian budidaya pisang yang sangat penting diperhatikan dan dikerjakan dengan baik dan benar agar diperoleh hasil pisang yang optimal (Anonim b, 2008). Teknik Budidaya Pisang Raja Bagus. A.Syarat Tumbuh , Tipe Iklim A,B,C,berdasarkan klasifikasi iklim menurut Schmidt-Ferguson Curah hujan, merata sepanjang tahun,sekitar 1500 sampai 2500 mm/tahunemperatur 15-35* C,optimum 27*C Ketinggian dari dataran rendah sampai 1.000 m dpl. Tanah.Tanaman pisang tumbuh baik pada berbagai jenis tanah, pertumbuhan optimum terjadi pada tanah bertekstur liat atau tanah alluvial, mengandung kapur dan kaya akan bahan organik.PH tanah : 4,5-7,5 B.Penanaman Jarak antar tanaman 3 x 3 m, ukuran lubang tanam 50 x 50 x 50 cm diberi pupuk kandang 15 kg/lubang .bibit ditanam ditengah-tengah . C.Pemeliharaan. Pemupukan, penyiraman,pengendalian gulma, penjarangan anakan,sanitasi,pengerodongan tandan pisang,pengendalian OPT. Pengembangan pisang perlu dukungan dari berbagai pihak karena pisang dapat sebagai penyedia sumber karbohidrydrat , karena mudah dicerna, memiliki kandungan Karbohidrat sederhana (dextrosa, levulosa dan sukrosa) serta pektin yang memiliki kekuatan sebagai zat anti diare (Prof. Dr. Ir. Murdijati Gardjito, Yk 10 juni 2010), sebagai sarana diversifikasi asupan gizia agar lebih bervareasi dimana rasa pisang ini sudah tidak asing bagi lidah masyarakat baik tua maupun muda, sebagai sarana kegiatan produktif dibuat tepung yang dapat dikembangkan menjadi aneka produk kuliner. ( Ir Sulistyawati Penyuluh Kota Yogyakarta )