Pertemuan Nasional Sub Terminal Agribisnis (STA) diselenggarakan pada tanggal 22 - 24 Mei 2012 di Provinsi Bali. Pertemuan ini dihadiri oleh pembina Sub Terminal Agribisnis (STA) dari Dinas Pertanian yang mewakili Sub Terminal Agribisnis (STA) beserta petugas dari Sub Terminal Agribisnis (STA) di seluruh Provinsi di Indonesia dengan narasumber dari Pemasaran Domestik Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat diwakili oleh Kepala Seksi Pemasaran Bidang Bina Usaha, Ir. Eti Mulyati, MM. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan pemasaran yang dihadapi petani. Melalui kegiatan pertemuan ini juga diharapkan dapat tersusun pola dan sistem pemasaran yang tepat dalam wadah Sub Terminal Agribisnis (STA) yang merupakan lembaga pemasaran bersama petani di daerah sentra produksi. Melalui pengembangan Sub Terminal Agribisnis sakaligus juga diharapkan mampu memperkuat posisi tawar petani, sehingga petani tidak lagi hanya menjadi "price taker", tetapi diharapkan mampu menjadi "price maker" dalam pemasaran produk pertanian. Dalam pertemuan ini dipaparkan Kebijakan Sarana Pemasaran oleh Pemasaran Domestik Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian (PPHP) Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta program pengembangan beserta evaluasi dari Sub Terminal Agribisnis (STA) di seluruh Provinsi di Indonesia. Provinsi Jawa Barat diwakili oleh Sub Terminal Agribisnis (STA) Kota Sukabumi, Sub Terminal Agribisnis (STA) Cigombong Kabupaten Cianjur, dan Sub Terminal Agribisnis (STA) Rancamaya Kota Bogor. Dalam pertemuan ini dijelaskan pula mengenai rencana pembangunan Sub Terminal Agribisnis (STA) Kota Sukabumi. Dalam pertemuan ini STA Rancamaya Kota Bogor memperoleh penghargaan dengan predikat STA terbaik tingkat nasional dan telah terbentuk forum komunikasi di STA Rancamaya Kota Bogor. (Penulis: Seksi Pemasaran Diperta Jabar)