v:* {behavior:url(#default#VML);} o:* {behavior:url(#default#VML);} w:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} v:* {behavior:url(#default#VML);} o:* {behavior:url(#default#VML);} w:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} Lima Penyebab Tingginya Harga Gabah Tahun 2011 merupakan puncaknya harga beras nasional,dan ini sangat dirasakan oleh semua pihak, walaupun dengan harga tinggi petani sangat diuntungkan karena petani sedikit menikmati kenaikan harga tersebut. Namun juga tidak benar kalau petani akan menikmati harga tinggi, karena sudah menjadi kebiasaan pada saatnya petani justru tidak punya stok beras pada saat paceklik. Pada bulan puasa ini harga gabah sudah mencapai Rp.450.000 setiap kwintalnya. Ada beberapa penyebab melambungnya harga beras nasional diantaranya : 1. Gagalnya panen /fuso Dengan adanya gagal panen dibeberapa daerah penghasil padi yang disebabkan oleh serangan hama wereng coklat,menyebabkan pasokan nasional berkurang. 2. Anomali Iklim Pengaruh iklim yang tidak jelas yang disebut dengan anomali iklim, menyebabkan budidaya padi ditingkat petani mengalami berbagai kendala OPT berkembang dan bahkan munculnya OPT baru diberapa daerah yang jarang muncul sebelumnya,kenaikan suhu permukaan bumi juga menjadi penyebab timbulnya berbagai masalah,sehingga produktivitas menurun. 3. Berkurangnya areal tanam padi. Areal tanam padi akan menjadi berkurang pada saat memasuki Musim Tanam II (MK I),pada awal musim hujan areal persawahan akan bisa mencapai 100 % untuk ditanami padi,pada saat memasuki kemarau maka sebagaian sawah akan beralih ke tanaman palawija dan hortikultura. 4. Musim paceklik. Bisa kita bayangkan petani yang panen padi pada bulan Juli 2011,akan panen lagi paling cepat pada bulan Maret 2012, delapan sampai sembilan bulan petani mengalami paceklik ,sehingga petani pandai pandai memanagement penjualan hasil panennya,supaya cukup sembilan bulan, disinilah gabah yang keluar dari petani berkurang. 5.Tunda jual. Keberhasilan banyak petani yang punya modal, melaksanakan tunda jual dengan membeli gabah saat panen dan dijual lagi menjelang panen musim berikutnya dengan harapan harga tinggi,diperoleh keuntungan berlipat, menjadikan gabah berkurang dipasaran dan berada di lumbung lumbung petani. Berapapun produktivitas dan produksi padi,yang diharapkan adalah adanya kestabilan harga yang berpihak pada petani. Oleh:TUROSO,S.TP.PP.Muda BalaiPenyuluhan Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah