Loading...

LOMBA CIPTA MENU TINGKAT NASIONAL

LOMBA CIPTA MENU TINGKAT NASIONAL
Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} KABUPATEN TULUNGAGUNG SEBAGAI JUARA UMUM TINGKAT NASIONAL PADA LOMBA CIPTA MENU BERAGAM BERGIZI SEIMBANG (B2SA) BERBASIS SUMBERDAYA LOKAL Masyarakat Tulungagung tentunya bisa berbangga karena satu lagi Kabupaten Tulungagung telah menoreh prestasi di tingkat nasional. Tim Penggerak PKK yang diketuai ibu Garjati Heru Tjahjono berhasil menjadi Juara Umum pada Lomba Cipta Menu Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumberdaya lokal Tingkat Nasional. Lomba diselenggarakan pada peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke 32 di Temanggung Tilung Palangkaraya Kalimantan Tengah pada tanggal 18 s/d 21 Oktober 2012. Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) dimulai sejak Food and Agriculture Organization (FAO) menetapkan Word Food Day melalui resolusi PBB No. 1/1979 yang merupakan tindak lanjut dari kesepakatan FAO Conference ke 20 Nopember 1979 di Roma Italia yang dihadiri 147 negara termasuk Indonesia. Peringatan HPS adalah sebuah momentum yang mengingatkan bahwa kekuatan setiap negara ditentukan oleh kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh masyarakat secara berkelanjutan.Tema HPS tahun 2012 adalah Agro Industry berbasis kemitraan petani menuju kemandirian pangan Tujuan memperingati HPS adalah meningkatkan kesaradan dan perhatian masyarakat akan pentingnya penanganan masalah pangan serta penyebaran informasi kepada masyarakat akan pentingnya penanganan masalah pangan nasional yang bertumpu pada pemanfaatan pangan lokal. Puncak peringatan HPS ke 32 tahun 2012 dilaksanakan tanggal 18 Oktober 2012 diresmikan oleh Bapak Wakil Presiden RI yang dihadiri Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia. Hadir pula pada saat itu Bupati Tulungagung Bpk Ir. Heru Tjahjono MM beserta Ibu Garjati Heru Tjahjono, Bpk.Dewan Hari Purnomo selaku Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Tulungagung beserta isteri. Rangkaian kegiatan HPS diantaranya adalah: 1. Bazaar dan pameran Bazaar dan pameran diikuti oleh pemerintah daerah 33 provinsi seluruh Indonesia, BUMN dan perusahaan swasta. Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kab.Tulungagung bekerja sama dengan tim penggerak PKK turut serta ambil bagian pada pelaksanaan bazaar dan pameran yang diselenggarakan di areal pameran Temanggung Tilung Palangkaraya Kalimantan Tengah mulai tanggal 18 s/d 21 Oktober 2012. Produk yang ditampilkan adalah produk unggulan Kabupaten Tulungagung sebagai upaya promosi potensi pangan lokal yang bertujuan memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Tulungagung. 2. Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) berbasis sumber daya lokal. Kabupaten Tulungagung dalam hal ini Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK yang diketuai Ibu Garjati Heru Tjahjono tahun 2011 telah memenangi Lomba Cipta Menu tingkat Propinsi Jawa Timur dan memboyong piala bergilir Bapak Gubernur Jawa Timur. Sebagai predikat Pemenang Lomba, tentunya sangat layak Kabupaten Tulungagung untuk ditunjuk sebagai kandidat wakil propinsi Jawa Timur di ajang Lomba Cipta Menu Tingkat Nasional pada tanggal 18 Oktober 2012, bersamaan dengan peringatan HPS di Palangkaraya Kalimantan Tengah. Tim Kabupaten Tulungagung dalam penyajian menu Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) menyajikan menu selama 3 hari untuk satu keluarga yang terdiri : “ Ayah usia produktif “ Ibu menyusui “ satu anak usia 5 tahun dan “ satu bayi Menu yang disusun disesuaikan dengan kebiasaan makan keluarga yaitu sehari tiga kali; makan pagi, makan siang dan makan malam dengan diselingi snack. Bahan pangan yang digunakan dalam menyusun menu B2SA adalah bahan pangan lokal yang mudah didapat, tersedia setiap waktu, harga terjangkau dan bisa dikonsumsi masyarakat (dari unsur karbohidrat, tidak bersumber dari beras atau terigu melainkan suweg, ubi, kentang, ubi jalar, ketela pohon). Tim Juri terdiri ahli gizi, ahli kuliner, Tim Penggerak PKK Pusat, akademisi dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Dari hasil penilaian Tim Juri, Kabupaten Tulungagung memperoleh nilai tertinggi yaitu 782 sehingga Kabupaten Tulungagung memperoleh predikat sebagai Juara Umum Tingkat Nasional dengan mendapatkan Piala Bergilir, satu buah Piala dan Sertifikat Juara. Koes 2012