Bawang merah ini selain digunakan sebagai bumbu masak juga mempunyai fungsi lain yang berasal dari kandungan didalamnya dan dapat bermanfaat untuk tubuh. Kandungan fitokimia dalam bawang merah yaitu allisin, alliil, allil propel disulfide, flavonol, fitosterol, flavonooid, kaemferol, quersetin, pectin dll. Quersetin dan allisin inilah yang diduga dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. A. Manfaat dan khasiat bawang merah : - Digunakan sebagai peluruh dahak ( obat batuk), obat sesak napas, asma, obat kencing manis, memacu enzim pencernaan, peluruh haid, peluruh air seni penurun panas, antidiabetes, antioksidan, menurunkan kadar kolesterol, trigliserida, dan gula darah. B. Efek famakologi Bawang Merah- Menurunkan kadar kolesterol dalam darah- Mempunyai efek sebagai antiasma- Menurunkan kadar glukosa darah. C. Kontra indikasi : - Kelebihan konsumsi bawang merah dapat menyebabkan iritasi lambung, rasa terbakar di perut. - Konsumsi bawang merah bersamaan dengan obat antikoagulan dapat meningkatkan resiko perdarahan dan memar. D. Penelitian yang telah dilakukan terhadap khasiat dan manfaat Bawang Merah :- Hasil penelitian mahasiswa Fakultas kedokteran Universitas Diponegoro, Wulandari th 2010, Menunjukkan Ekstrak bawang merah ( Allium ascalonicum) dapat menurunkan kadar glukosa darah pada tikus hiperglikemia dengan darah pada tikus hiperglikemia dengan penurunan bermakna pada pemberian ekstrak bawang merah 4ml/kgBB setiap hari selama empat minggu.- Ismawati, dkk Fakultas Kedokteran Universitas Riau th 2012 terbukti bahwa air perasan bawang merah dapat menurunkan konsentrasi kolesterol sekaligus konsentrasi kolesterol sekaligus konsentrasi MDA mencit hiperkolesterolemia.- Hasil penelitian Sadikin tahun 2003 memperlihatkan bawang merah mampu menurunkan kadar kolesterol pada kelinci yang diberi makan dengan sukrosa dalam jumlah yang banyak.- Stajner, D & Varga, I.S tahun 2003 Bawang merah juga memiliki komponen lain yang juga dapat menghambat peroksidasi lipid yaitu sulfur. Bawang merah memiliki aktivitas antioksidan yang tingii dibandingkan denganbeberapa spesies bawang lainnya, misalnya bawang kuning dan bawang Welsh.- Harahap dkk tahun 1995 Kemampuan antioksidan bawang merah terlihat dari berkutangnya jumlah peroksidasi lipid hati yang dlindungi bawang merah san diberi CCI4 dan membaiknya jumlah Glutation hepar