Bawang hitam (black garlic) dibuat dari bawang putih yang di fermentasi pada suhu dan kelembaban tertentu. Proses fermentasi tersebut merubah rasa bawang putih menjadi lebih manis, tekstur menjadi lebih lembut dan kenyal, sekaligus merubah kandungan nutrisinya, sehingga khasiat serta manfaat black garlic pun menjadi lebih banyak. Data Food Data Central dari US Department of Agriculture menyebutkan kandungan nutrisi black garlic per 100 gram nya: Karbohidrat: 14,29 gram, Protein: 3,57 gram, Lemak: 7,14 gram, Vitamin C: 4,3 mg, Kalsium: 71 mg, Natrium: 571 mg, Natrium: 571 mg, Serat: 3,6 gram, Energi: 143 kkal dan Zat besi: 1,29 mg Pada saat bawang putih di fermentasi, kadar beberapa kandungan mineral mengalami peningkatan diantaranya; seng (zinc), kalium, magnesium, zat besi, mangan, fosfor, selenium, tembaga, natrium, kalsium, dan sulfur. Black garlic juga mengandung senyawa bioaktif yang bersifat antioksidan diantaranya polifenol, flavonoid, alkaloid, dan S-Allylcysteine (SAC) yang kadarnya 2 (dua) kali lebih tinggi dari bawang putih yang tidak mengalami proses. Antioksidan mempunyai fungsi untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat paparan radikal bebas, yang menjadi penyebab berbagai penyakit. Ini dia manfaat utama untuk Kesehatan bila mengkonsumsi black garlic : 1. Meningkatkan kekebalan tubuh Black garlic mengandung antioksidan yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Antioksidan di dalam tubuh melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga peradangan dapat di cegah, tubuh menjadi lebih sehat, karena bisa melawan infeksi dan penyakit. 2. Menjaga kesehatan jantung Kandungan antioksidan dan antiinflamasi dalam Black garlic bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Senyawa ini terbukti melindungi sel-sel pada sistem kardiovaskular serta mampu menghambat produksi enzim dan protein yang memicu peradangan. Selain itu Black garlic juga dapat menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida tinggi dalam darah. Adapun hal ini dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung. 3. Mengontrol kadar gula darah Senyawa antioksidan dalam black garlic membantu mengatur kadar gula darah. Pada jangka pendek, gula darah yang terkontrol bisa membantu mengurangi risiko diabetes. Sedangkan pada jangka panjang, mencegah gangguan fungsi ginjal, infeksi kulit, dan penyakit jantung. 4. Mencegah penyakit kanker Senyawa bioaktif dalam black garlic berpotensi mencegah dan membantu pengobatan kanker. Bawang ini dinilai memiliki manfaat bagi pasien kanker lambung, usus besar, paru-paru, hingga leukemia. Senyawa bioaktif dalam black garlic bekerja melalui beberapa cara, diantaranya dengan memicu kematian sel kanker, menghambat pertumbuhan dan penyebaran tumor, menghentikan siklus pertumbuhan sel, dan merangsang produksi protein khusus untuk membunuh sel kanker. 5. Menjaga kesehatan otak Manfaat lain dari black garlic adalah menjaga kesehatan otak. Antioksidan di dalam black garlic dapat membantu mengurangi peradangan, yang merupakan efek zat aditif makanan (terutama monosodium glutamat) serta zat lainnya yang bersifat merusak. Adapun efek tersebut dinilai berpotensi meningkatkan fungsi kognitif, termasuk daya ingat, serta melindungi otak dari berbagai penyakit yang terkait, seperti demensia, penyakit Alzheimer, dan penyakit Parkinson. 6. Melindungi organ hati Organ yang berperan penting dalam menetralisir racun dan merombak sel darah merah adalah otak. Namun, fungsi hati dapat terganggu oleh infeksi, paparan obat-obatan, zat kimia, alkohol, dan suplemen yang berlebihan. black garlic melindungi dari efek tersebut, karena efek antioksidannya membantu mencegah kematian dan penumpukan lemak pada sel-sel hati serta melindungi sel-sel hati dari peradangan. (lani.pito.290124)