Loading...

Manfaat dan cara membuat Eco Enzyme

Manfaat dan cara membuat Eco Enzyme

Inilah Manfaat Eco Enzyme

Ada sejumlah manfaat yang sering dikaitkan dengan penggunaan eco enzyme. Meski demikian, sebagian besar manfaat ini masih didasarkan pada pengalaman penggunanya dan belum banyak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat. 

Berikut adalah beberapa manfaat eco enzyme yang sering diklaim:

1. Pengganti pembersih kimia

2. Mengurangi bau tidak sedap

3. Menyuburkan tanaman

Cairan eco enzyme sering dimanfaatkan sebagai pupuk cair organik untuk menyiram tanaman atau memperbaiki kualitas tanah. Soalnya, eco enzyme mengandung nutrisi dari hasil fermentasi limbah organik, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium, yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. 

Selain itu, adanya mikroorganisme baik dari proses fermentasi dipercaya dapat membantu meningkatkan struktur tanah dan merangsang pertumbuhan akar. Namun, kandungan nutrisi di dalam eco enzyme bisa sangat bervariasi, tergantung bahan yang digunakan dan proses pembuatannya.

4. Membersihkan air limbah

5. Mengusir serangga

Cara Membuat Eco Enzyme di Rumah

Eco enzyme bisa dibuat sendiri di rumah dari limbah dapur. Berikut panduan langkah yang bisa Anda ikuti:

Bahan:

  • 300 gram limbah organik, seperti kulit buah dan sayuran segar, tetapi hindari limbah daging, ikan, atau produk susu
  • 100 gram gula merah, gula pasir, atau molase
  • 1 liter air bersih
  • Wadah plastik bertutup, jangan gunakan wadah kaca karena bisa pecah akibat gas fermentasi

Cara pembuatan:

  • Masukkan gula ke dalam wadah plastik, lalu tambahkan limbah organik yang sudah dipotong kecil-kecil. 
  • Kemudian, tuangkan air bersih ke dalam wadah. 
  • Aduk seluruh bahan hingga rata. Tutup wadah dengan rapat, tetapi jangan mengisi wadah hingga penuh agar ada ruang untuk gas hasil fermentasi.
  • Lakukan fermentasi selama 3 bulan dengan menyimpan wadah di tempat yang sejuk, teduh, dan tidak terkena sinar matahari langsung. 
  • Pada satu minggu pertama, buka tutup wadah setiap hari untuk mengeluarkan gas. Selanjutnya, cukup buka tutup seminggu sekali.
  • Setelah tiga bulan, saring cairan hasil fermentasi dan pindahkan ke botol bersih yang tertutup. Eco enzyme siap digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga.

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Eco Enzyme

Sebelum mulai membuat atau menggunakan eco enzyme, ada hal yang penting diketahui, di antaranya:

  • Kontak langsung dengan cairan yang belum terfermentasi sempurna atau menghirup aromanya yang kuat bisa menyebabkan iritasi pada kulit, hidung, atau saluran napas, terutama bagi orang yang sensitif
  • Eco enzyme tidak terbukti efektif membunuh bakteri ataupun virus penyebab penyakit, sehingga tidak dapat dijadikan pengganti cairan disinfektan untuk standar sanitasi
  • Jika proses pembuatan tidak higienis atau wadah tidak tertutup rapat, fermentasi dapat gagal dan menghasilkan jamur atau cairan berbahaya
  • Jika digunakan berlebihan, cairan dengan kandungan asam tinggi, seperti eco enzyme, bisa berdampak negatif untuk lingkungan 

Apabila Anda tertarik membuat eco enzyme, lakukan proses fermentasi dengan benar. Selain itu, gunakan eco enzyme hanya untuk keperluan rumah tangga yang tidak berhubungan langsung dengan makanan atau kebersihan pribadi. Hindari penggunaan berlebihan dan jangan anggap eco enzyme sebagai pengganti pembersih atau disinfektan medis.

 

sumber bacaan:

https://www.alodokter.com/eco-enzyme-ketahui-manfaat-risiko-dan-cara-membuatnya