Diversifikasi pangan dapat diartikan sebagai proses pemilihan pangan yang tidak bergantung pada satu sumber pangan, tetapi bermacam-macam bahan pangan lokal potensial berdasarkan aspek produksi, sosial budaya, pengolahan, distribusi, dan kecukupan gizi dalam menu di tingkat rumah tangga. Penganekaragaman pangan penting artinya bagi ketahanan pangan nasional. Gerakan nasional untuk meningkatkan ketahanan pangan melalui peningkatan produksi dan diversifikasi mengharuskan petani tidak hanya memproduksi padi saja tetapi juga aneka sumber bahan pangan lainnya. Salah satu sumber bahan pangan tersebut adalah garut. Garut merupakan salah satu tanaman sumber karbohidrat alternatif, dimana garut bukan saja digunakan untuk pangan, tetapi juga untuk bahan baku industri. Pati garut dapat digunakan sebagai bahan baku makanan dan minuman, farmasi atau obat-obatan, kimia, kosmetik, tekstil, kertas dan karton. Selain campuran bedak, pati garut digunakan sebagai campuran minuman alkohol, obat penyakit panas dalam, obat borok, bahan pengikat tablet dan ektender pada perekat sintetis. Dibandingkan pati lainnya, garut bentuk seratnya lebih pendek sehingga mudah dicerna dan dapat dijadikan makanan bayi dan anak penyandang autis dan sindrom down, serta diet bagi manula dan pasien dalam masa penyembuhan. Tanaman yang kini nyaris terlupakan di tengah gaya dan pola makan kita ini mengandung karbohidrat dan zat besi lebih tinggi dibandingkan tepung terigu dan beras giling. Sementara itu, kandungan lemaknya terendah ketimbang terigu dan beras. Kandungan kalori tepung garut pun hampir sama dengan beras dan terigu. Ini artinya garut sungguh layak dikonsumsi. Tanaman garut memberikan hasil yang utama berupa umbi dan mempunyai banyak kegunaan, antara lain: a. Sebagai tanaman penghias, karena keindahan daunnya. b. Direbus atau dikukus dan langsung dimakan. c. Mengandung tepung pati yang sangat halus dan mudah dicerna sehingga tepung garut banyak dipakai dalam industri makanan bayi dan makanan khusus orang-orang sakit. d. Sebagai obat tradisional yang berkhasiat menyembuhkan, eksem, memperbanyak air susu ibu (ASI), dan menurunkan suhu badan yang terjangkit demam. untuk bahan baku industri.Pati garut dapat digunakan sebagai bahan baku makanan, bahan baku farmasi atau obat-obatan, kimia, tekstil, kertas dan karton. campuran bedak, campuran minuman alkohol, obat penyakit panas dalam, bahan pengikat tablet, ektender pada perekat sintetis. e. Dapat dijadikan makanan bayi dan anak penyandang autis dan sindrom Tepung garut mengandung tepung pati yang sangat halus dan mudah dicerna sehingga tepung garut banyak dipakai dalam industri makanan bayi, makanan khusus orang-orang sakit dan autis (berupa bubur). f. Sebagai bahan pembuatan kosmetika, lem, dan minuman beralkohol. Menurunkan suhu badan,obat disentri,obat eksim, memperbanyak asi,tapal luka dari serangan panah beracun,obat penyembuh borok g. Perasan umbi garut dapat dijadikan penawar sengatan lebah dan racun ular air perasan umbi garut digunakan sebagai penawar racun lebah, racun ular, dan obat luka. h. Tepung garut diolah menjadi makanan tradisional seperti: cake pisang, gabes udang, kue lapis, kue semprit, cendol, siomay, kue kacang, kue putri salju,ongol-ongol, kue-kue basah dan kering,Jenang garut,Hunkwe, Keripik garut,Emping garut dan sebagainya. i. Garut sebagai bahan obat-obatan garut dapat digunakan untuk : mendinginkan perut, obat disentri,obat eksim, memperbanyak ASI, tapal luka dari serangan panah beracun , obat penyembuh borok, perasan umbi garut dapat dijadikan penawar sengatan lebah. j. Garut sebagai bahan baku industri, umbi garut dapat digunakan untuk : bahan kosmetik, lem, minuman beralkohol, di pabrik tablet, untuk mempersiapkan makanan yang mengandung barium yang diperlukan untuk penghancuran cepat. k. Dapat menyembuhkan sakit mencret. Adapun caranya sebagai berikut: Tepung garut 1 sendok; gula 1 sendok makan; garam 1/4 sendok teh; daun jambu biji 7 lembar; air 100 ml, direbus, diminum 3 kali sehari. Begitu banyak manfaat garut, oleh karena itu kelompok-kelompok usaha mendapat bimbingan, pendampingan dan bantuan modal dari Pemerintah melalui Instansi-Instansi terkait agar mampu berkembang dan mandiri menjadi home industri, mampu menghasilkan produk yang higienis dan bermutu dalam tampilan kemasan yang menarik dan praktis. Penulis : Yulia Tri S Email : yuliatrisedrowati@yahoo.co.id Sumber: Direktorat Jenderal Bina Produksi Tanaman Pangan Direktorat Kacang-kacangan dan umbi-umbian, Pengenalan & Budidaya Talas, Garut, Ganyong, Gembili, Ubi Kelapa, Gadung, Iles-iles, Suwek/Acung. Jakarta, 2002 http://bukabi.wordpress.com/2009/03/02/budidaya-tanaman-garut/ http://www.deptan.go.id/ditjentan/detailpublikasi.php?id=39 anekaplanta.wordpress.com/2010/01/25/garut-pengganti-gandum-beras-berkhasiat-bat/ http://aghifaris.blogspot.com/2011/03/manfaat-dan-khasiat-tanaman-hebal-garut.html situshijau.co.id