Loading...

MANFAAT POTONG GIGI DAN EKOR PADA ANAK BABI

MANFAAT POTONG GIGI DAN EKOR PADA ANAK BABI
MANFAAT POTONG GIGI DAN EKOR PADA ANAK BABI OLEH : JUPRI SUKAMTAR BANUREA, S.Pt *) Budidaya ternak babi adalah salah satu usaha bidang peternakan yang memiliki peluang usaha yang menjanjikan. Daging babi merupakan salah satu pangan sumber protein hewani. Dalam budidaya ternak babi, terutama usaha pembibitan ternak babi, banyak faktor yang harus diperhatikan, mulai dari pemilihan induk, kualitas pakan/ransum yang diberikan, dan sistem manajemen atau tatalaksana beternak. Dalam tulisan ini, penulis ingin fokus pada manfaat pemotongan gigi dan ekor pada anak babi. A. POTONG GIGI Anak babi baru lahir sudah memiliki 8 (delapan) gigi taring yang panjang (4-7mm) dan runcing, 4 gigi di bahagian atas dan 4 gigi di bahagian bawah. Di alam liar, gigi ini berfungsi sebagai `senjata` untuk melindungi diri dari pemangsa maupun dari hewan sejenis. Namun karena ternak babi sudah dipelihara di kandang, maka gigi tersebut tidak diperlukan lagi untuk pertahanan diri dari serangan pemangsa, justru gigi ini cenderung memiliki nilai negatif jika tidak dipotong. Manfaat Potong Gigi pada Anak Babi. 1). Pada anak babi yang sedang menyusui, giginya dapat melukai puting dan ambing susu induk, sehingga induk akan marah saat anaknya menyusu. Akibatnya induk akan `malas` menyusui anakanya, dan jika ini berlangsung lama maka anak babi akan kurus bahkan bisa menyebabkan kelaparan dan kematian pada anak babi. 2). Untuk mencegah luka-luka pada anak babi saat `bermain` maupun bertengkar. 3). untuk mengurangi tampilan yang sangar/ganas, sehingga saat babi bertumbuh besar peternak akan merasa lebih nyaman saat masuk ke dalam kandang babi. B. POTONG EKOR Pada peternakan konvensional, potong ekor masih jarang dilakukan, namun pada peternakan moderen, potong ekor adalah merupakan salah satu standard yang harus dilakukan. Dengan melakukan potong ekor, banyak manfaat yang didapat. Manfaat potong ekor pada anak babi : 1). Untuk mencegah kanibal. Ekor babi yang sering digerak-gerakkan membuat anak babi tergoda untuk menggigitnya. sehingga jika ekornya digigit, maka akan terjadi luka dan infeksi, yang dapat merugikan kesehatan babi. 2). Untuk menjaga kebersihan babi. Jika ekor babi dibiarkan panjang, maka saat babi buang kotoran (terlebbih saat babi mencret) maka kotoran akan menempel pada ekor, dan ketika ekor dikibas kibaskan, maka kotorang yang menempel di ekor akan mengotori badan babi. 3). Untuk menambah nilai estetika/keindahan. Babi dengan ekor yang pendek akan kelihatan lebih gemuk dan bersih, sehingga akan menambah nilai tersendiri terhadap nilai jual anak babi. Waktu yang tepat untuk melakukan pemotongan gigi dan ekor pada anak babi adalah umur 1 sampai 7 hari. Artinya, semaking cepat dilaksanakan pemotongan gigi dan ekor maka akan semakin mengurangi resiko pendarahan pada gusi maupun ekor. semoga tulisan ini dapat meberikan pengetahuan kepada pembaca, sehingga pada prakteknya dapat dilakukan dengan baik. Dengan harapan anak babi pada fase laktasi dapat bertumbuh dengan baik dan sehat. untuk informasi lebih lanjut, dapat disaksikan dalam tayang video di link berikut ini : https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=2ahUKEwjvz8-ByLvjAhVE6nMBHTk_DToQFjAAegQIAxAB&url=https%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3DrEFRPCqbjy4&usg=AOvVaw2ZuCEodx2CeZMIkHeO1C7v Informasi seputaran peternakan dapat di lihat di Youtube dengan nama: SENGSOYA CHANNEL ==================================================================================== Salam Peternakan Penulis : JUPRI SUKAMTART BANUREA, S.Pt Kepala UPT BPPP Kecamatan Dolog Masagal Pembina di Asosiasi Peternak Kecil Kabupaten Simalungun (ASPEKSI) ====================================================================================