MANFAAT TEMULAWAK Manfaat Temulawak dan Nutrisinya untuk Kesehatan Tubuh. Temulawak merupakan salah satu jenis tanaman rimpang. Manfaat temulawak sangat banyak sekali terutama kandungan nutrisinya yang baik sekali untuk menjaga kesehatan tubuh. Nama lain dari temulawak adalah Curcuma Xanthorriza ROXB atau curcuma javanica. Tanaman temulawak banyak ditemukan di Indonesia dan yang dimanfaatkan adalah bagian rimpangnya dan biasanya dipakai untuk jamu. Rimpang temulawak banyak mengandung zat tepung, kurkumin dan minyak atsiri, yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kerja ginjal serta sebagai anti inflamasi. Selain itu, temulawak juga mengandung karbohidrat, lemak, protein, serat kasar dan mineral ( kalium, natrium, magnesium, zat besi dan mangan ). Karena banyak mengandung zat yang baik untuk kesehatan, sebagian besar orang Indonesia memanfaatkan tanaman temulawak sebagai obat tradisional.Temulawak Sebagai Tanaman Obat Berkhasiat memperlancar produksi empedu ( koleritik ).Ekstrak air temulawak dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darahMenghilangkan rasa nyeriMenurunkan panas badan.Memperlancar pengeluaran empedu ke usus ( kolagogum ).Menambah nafsu makan.Anti radang.Menyembuhkan sembelit dan masuk angin.Sebagai tonikum ( pembentuk sel darah merah ).Sebagai peluruh air seni.Anti bahteri.Menyembuhkan sakit limpa.Menyembuhkan Sakit ginjal.Menyembuhkan sakit pinggang dan wasir.Menyembuhkan pula penyakit asma.Menyembuhkan penyakit maag.Memperlancar produksi ASI.Menyembuhkan sakit cangkrang, sariawan dan Jerawat.Memelihara kesehatan hati, mengatasi hepatitis, sakit kuning.Infus rimpang temulawak 5, 10, dan 20% dapat meningkatkan daya regenerasi sel hati secara nyata.Efek Samping Temulawak Temulawaktampaknya aman bagi kebanyakan orang ketika digunakan pada jangka waktu yang singkat, hingga18 minggu. Tapi temulawak mungkin tidak aman bila digunakan dalam jumlah besar atau untuk jangka waktu yang lama. Hal itu dapat menyebabkan iritasi lambung dan mual. Peringatan khusus pada pemakaian oleh ibu hamil menyusui, karena tidak cukup diketahui tentang penggunaan temulawak iniselama kehamilan dan menyusui. Tetap agar lebih aman, hindaripenggunaannya. Dosis yang tepat untuk konsumsi temulawak ini, tergantung pada beberapa faktor seperti usia pengguna, kesehatan, dan beberapa kondisi lain. Pada saat ini tidak ada informasi ilmiah yang cukup untuk menentukan kisaran dosis yang tepat untuk temulawak. Perlu diketahui bahwa produk alami mungkin tidak selamanyaaman dan ini penting untuk diketahui sebelumnya. Pastikan untuk mengikuti petunjuk yang relevan pada label produk dan lakukan konsultasi padaapoteker atau para profesional kesehatansebelum menggunakan obat olahan temulawak.Penulis : Agus SuryantoBPP : Kec. Kuripan Kab. Probolinggo