Biaya Operasional Penyuluh (BOP) dan honor yang minim, tidak menghalangi dan mengurangi semangat THL-TBPP untuk mengorbankan waktu dan tenaga guna mendampingi para petani di lahan usahataninya. Pengorbanan tersebut dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Salah satu faktor pendukung Keberhasilan pembangunan pertanian khususnya dalam peningkatan produksi 7 komoditas utama yang telah diprogramkan oleh kementerian pertanian berada ditangan penyuluh pertanian, tidak terkecuali THL-TBPP. Untuk mengapresiasi kinerja THL-TBPP maka Kementerian pertanian berupaya untuk mengangkat THL-TBPP menjadi Pegawai Negeri Sipil. Pada tanggal 4-5 oktober 2016 dilaksanakan seleksi THL-TB PP di Seluruh Indonesia. Provinsi Maluku merupakan salah satu lokasi dilaksanakannya seleksi THL-TBPP yang dikuti oleh 49 orang THL-TBPP dengan usia dibawah umur tiga puluh lima (35) tahun. Seleksi dilaksanakan atas kerjasama Kementerian Pertanian dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku. Sebagai salah satu rangkaian acara seleksi THL-TBPP dilaksanakan penyerahan dokumen hasil test oleh Kabag Pengelolaan BMN, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ngadi, SH kepada ketua tim perwakilan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian, Hasan Latuconsina, SP. Dalam sambutannya Hasan Latuconsina, SP meminta kepada THL-TB Penyuluh Pertanian yang telah mengikuti test maupun yang belum mengikuti test agar tetap mengawal, mendampingi, memotivasi serta berbagi informasi terutama perkembangan teknologi baru kepada petani. . (HL). Biaya Operasional Penyuluh (BOP) dan honor yang minim, tidak menghalangi dan mengurangi semangat THL-TBPP untuk mengorbankan waktu dan tenaga guna mendampingi para petani di lahan usahataninya. Pengorbanan tersebut dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani. Salah satu faktor pendukung Keberhasilan pembangunan pertanian khususnya dalam peningkatan produksi 7 komoditas utama yang telah diprogramkan oleh kementerian pertanian berada ditangan penyuluh pertanian, tidak terkecuali THL-TBPP. Untuk mengapresiasi kinerja THL-TBPP maka Kementerian pertanian berupaya untuk mengangkat THL-TBPP menjadi Pegawai Negeri Sipil. Pada tanggal 4-5 oktober 2016 dilaksanakan seleksi THL-TB PP di Seluruh Indonesia. Provinsi Maluku merupakan salah satu lokasi dilaksanakannya seleksi THL-TBPP yang dikuti oleh 49 orang THL-TBPP dengan usia dibawah umur tiga puluh lima (35) tahun. Seleksi dilaksanakan atas kerjasama Kementerian Pertanian dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku. Sebagai salah satu rangkaian acara seleksi THL-TBPP dilaksanakan penyerahan dokumen hasil test oleh Kabag Pengelolaan BMN, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ngadi, SH kepada ketua tim perwakilan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian, Hasan Latuconsina, SP. Dalam sambutannya Hasan Latuconsina, SP meminta kepada THL-TB Penyuluh Pertanian yang telah mengikuti test maupun yang belum mengikuti test agar tetap mengawal, mendampingi, memotivasi serta berbagi informasi terutama perkembangan teknologi baru kepada petani.(Nurlaily/HL).