Loading...

Media Tanam Untuk Tanaman Hias

Media Tanam Untuk Tanaman Hias
Di masa pandemi Covid-19 ini frekuensi aktifitas setiap harinya cenderung berkurang, ibu rumah tangga kerap mengisi kekosongan waktu dengan bercocok tanam. Tanaman hias berupa bunga adalah salah satu yang banyak dipilih. Salah satu syarat agar tanaman hias dapat tumbuh dengan baik adalah ditanam di media yang tepat, agar tanaman mendapatkan kebutuhan nutrisi yang cukup sehingga dapat tumbuh dengan baik dan juga berkembang sehingga semakin dapat mempercantik pekarangan dan lingkungan. Media tanam yang baik untuk tanaman memiliki unsur hara dan bahan mineral yang dapat cukupi kebutuhan tanaman. Yang mana media tanam yang baik banyak mengandung mikro organisme yang berguna untuk menguraikan berbagai unsur-unsur yang ada pada media tanam, sehingga media tanam dapat diserap oleh bagian akar. 1. Tanah Subur Tanah subur mengandung zat mineral, zat hara dan jasad renik yang sangat berguna untuk pertumbuhan tanaman. Tanah subur yang banyak digunakan oleh petani bunga kebanyakan berasal dari daerah pegunungan, karena tanah yang berasal dari gunung memiliki tekstur gembur sehingga memudahkan akar untuk bernapas 2. Humus Humus merupakan tanah yang paling subur untuk tumbuh- tumbuhan termasuk dengan tanaman hias, karena memiliki komposisi yang mirip dengan pupuk kompos. Hal ini disebabkan media tanam humus merupakan tanah yang terbentuk dari pelapukan- pelapukan dedaunan dan juga batang pohon, serta ada percampuran dari kotoran hewan yang terbuat secara alami maupun manipulasi Media tanam humus biasanya berwarna gelap yakni: coklat kehitaman dan juga mempunyai tekstur yang lembut dan gembur yang didalamnya banyak mengandung zat- zat seperti fenol, asam karboksilat, hidroksida serta alifatik. Tentunya dengan banyak zat tersebut, tanah humus akan sangat cocok jika dijadikan sebagai media tanam khususnya media tanam didalam wadah pot 3. Sekam hitam Sekam merupakan limbah padi yang telah banyak digunakan oleh petani tanaman hias bandung sebagai media tanam. yang mana penggunaannya mencapai 90%, ini karena petani berpendapat “sekam merupakan salah satu media tanam yang sangat cocok untuk berbagai jenis tanaman hias maupun bibit bunga. Tapi yang dimaksud dengan sekam yang dimaksud disini adalah sekam hitam atau sekam yang dibakar. Sekam hitam dapat berfungsi untuk memperbaiki struktur fisik, kimia dan biologi di dalam tanah yang sebagiannya mengenal dengan sebutan arang sekam. Media tanam ini mampu memiliki dan meningkatkan porositas tanah sehingga tanah menjadi gembur dan mampu menyerap nutrisi dengan baik. Karena media tanam sekam bakar sangat memiliki pourositas tinggi maka untuk itu ibad garden sangat merekomendasikannya sebagai media tanam tanaman bunga ataupun tanaman berjenis daun 4. Pupuk kandang Media tanam pupuk kandang yang banyak digunakan untuk tanaman pot adalah pupuk kandang yang berasal dari limbah/kotoran kambing. Namun kebanyakan petani yang menggunakan media tanam tersebut akan menunggu hingga kering. Pasalnya media tanam pupuk kandang terdapat unsur nitrogen tinggi. yang dampak bila langsung digunakan sangat beresiko tanaman menjadi kering. pupuk kandang yang sudah kering/matang bisanya berwarna cokelat dengan tekstur yang sangat keras. Biasanya media tanam pupuk kandang yang akan digunakan sebanyak 20% pada wadah pot, sangat berguna untuk menumbuhkan daun dan percabangan 5. Cocopeat Cocopeat sering disebut sebagai Limbah kelapa, karena media tanam ini berasal dari industri yang kemudian masuk dalam proses pencucian, pemanasan, penyaringan lalu pemeriksaan teliti. Sebelum diproses menjadi media tanam cocopeat akan dibagi ke dalam berbagai tingkat butiran dan kepadatan kemudian masuk dalam tahap pengemasan. Pada umumnya media tanam ini dikemas dalam bentuk kemasan plastik, karungan, atau sudah tercampur dengan media tanam lain. Namun sebagian sering mengimprovisasinya dengan membuatnya sebagai lempengan papan atau lempengan cakram. Penggunaan cocopeat sebagai media tanam biasanya harus dicampurkan dengan beberapa media tanam lain 6. Sekam padi mentah Sekam padi mentah merupakan lapisan keras yang meliputi kariopsis yang terdiri dari dua belahan yang disebut lemma dan palea yang saling bertautan. Pada proses penggilingan beras sekam akan terpisah dari butir beras dan menjadi bahan sisa atau limbah penggilingan. komposisi kimiawi yang terdapat pada sekam padi adalah: Kadar air Protein kasar Lemak Serat kasar Abu Karbohidrat dasar (zat arang) Hidrogen Oksigen Silika Ditulis Oleh : Silvia Reni, SP