Memasuki musim penghujan adalah saatnya menanam padi. Menanam padi mungkin sudah biasa. Namun, di lain daerah biasanya lain pula sistemnya. Itu seperti tradisi penanaman padi di Desa Tambun Arang, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo. Menanam padi ladang (dalam bahasa setempat disebut “nugal”) biasanya dikerjakan bersama-sama secara gotong-royong. Secara bergantian, mereka saling membantu nugal di lahan masing-masing tanpa upah. Jadi, warga akan nugal keliling di beberapa lahan milik anggota kelompok tani yang biasanya dalam satu kampung. Kegiatan ini juga dikenal dengan istilah “Baselang” karena kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dari kelompok tani berau jaya Desa Tambun Arang, Kecamatan Muara Tabir, Kabupaten Tebo. Baselang ini biasanya diikuti oleh banyak warga mulai dari anak kecil sampai orang tua, mereka semua membagi tugasnya masing-masing, biasanya bapak-bapak dan pemuda yang menugal sedangkan ibu-ibu dan pemudi yang memasukkan benih kedalam lubang yang sudah ditugal. Baselang tidak mengenal status ekonomi dan sosial ketika dilaksanakan, karena tradisi baselang tidak mengenal upah sebagai pengganti jasa yang dilakukan oleh masyarakat. Hal ini membuat semua petani dapat merasakan manfaat dari baselang dengan adil. Kegiatan ini bisa berlangsung hingga beberapa hari untuk sepetak lahan, tergantung luasnya. Setelah nugal selesai mereka tidak langsung pulang, dilanjutkan dengan makan siang bersama-sama di ladang sambil minum kopi dan diselingi dengan peerbincangan hangat, membicarakan semua hal, mulai dari keadaan masyarakat, pendidikan sampai kepada pembicaraan politik. Menurut pak Ilyas, salah satu petani di Desa Tambun Arang, Tradisi Baselang ini membantu para petani menekan biaya penanaman padi. Itu karena pemilik lahan tidak perlu membayar upah orang yang membantunya saat itu. Hanya menyiapkan minum dan makan siang seadanya, jadi kita harus menjaga dan melestarikannya, ucap pak ilyas. Seperti yang dikatakan oleh ketua Kelompok Tani Berau Jaya Bapak Abdullah, bahwa dizaman milenial ini kita jangan sampai melupakan tradisi yang sudah ada turun temurun dari orang tua kita, jadi sebagai generasi penerus kita wajib menjaga dan melestarikan tradisi Baselang ini. Tradisi baselang ini dapat mempererat hubungan antar anggota kelompok tani dan mempersatukan masyarakat sebagai satu kesatuan masyarakat yang utuh.