Cara untuk memperbanyak benih lada secara cepat dan tidak membutuhkan lahan yang tidak terlalu luas adalah dengan pembuatan kebun induk mini. Cara ini lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Benih lada asal setek satu buku berdaun tunggal yang telah berumur 4-6 bulan (telah membentuk 5-7 ruas), siap ditanam ke lapang. Benih tersebut dapat dijadikan sumber bahan tanaman (setek) pada kebun perbanyakan secara konvensional atau kebun induk mini. Luas areal yang dibutuhkan untuk kebun perbanyakan benih lada sebanyak 1.600 tanaman secara konvensional dengan jarak tanam 2,5 X 2,5 m membutuhkan lahan seluas 10.000 m2, dengan cara ini kita harus menyiapkan lahan yang cukup luas. Keunggulan dengan membuat kebun induk lada mini yaitu tidak membutuhkan lahan yang luas, dengan jarak tanam 20 X 25 cm dengan jumlah tanaman 1.600 batang membutuhkan lahan hanya seluas 128 m2 dengan membuat 4 bedengan menggunakan ukuran masing-masing 1,2 X 16 m. Spesifikasi Persyaratan Kebun Induk menurut SNI 01-7155-2006 Kemurnian Varietas : ≥ 98 % Umur pohon induk : ≥ 7 bulan Kesehatan tanaman : 100 % Spesifikasi Persyaratan Mutu Benih menurut SNI 01-7155-2006 Benih murni : 100 % Kesehatan benih : 100 % Jumlah ruas (lada panjat) : 5 – 7 ruas Jumlah daun : 5 – 8 helai Asal benih : ≥ 4 ruas dari pucuk Spesifikasi Persyaratan Persemaian menurut SNI 01-7155-2006 Kesehatan lingkungan : 100 % Intensitas sinar matahari : 50 – 70 % Suhu udara : 22â° -30â° C Kelembaban (RH) : 80 % Kelengasan tanah : 80 – 90 % Disusun oleh : Edwin Herdiansyah, SP Sumber : Balittro Bogor