Wereng merupakan hama yang sangat merugikan petani. Wereng dapat menurunkan produksi dikarenakan tanaman tidak dapat tumbuh subur. Wereng sendiri memiliki beberapa jenis dngan karakteristik berbeda. Namun satu hal yang pasti bahwa semua jenis wereng menyerang tanman padi dan merugikan petani padi. Beberapa jenis wereng diantaranya adalah Wereng Coklat (nilaparvata lugens), Wereng Hijau (Nephotettix virescens), dan Wereng Loreng (Recilia dorsalis).Serangga ini menyukai tempat yang lembab dengan suhu sekitar 20º Celcius. Ia memiliki siklus hidup sekitar 3-4 minggu mulai dari telur hingga mati kembali. Wereng dewasa memiliki sayap yang membantu pergerakannya. Ia bisa menyebar dan berpindah sejauh ratusan kilometer. Wereng menyerang tanaman padi dengan cara menghisap cairan tanaman padi pada bagian batang maupun daun. Perlu mengetahui cara mengatasi secara organik, yaitu dengan biopestisida.Biopestisida merupakan pestisida berbahan alami yaitu daun, buah dan batang tanaman tertentu yang mengandung bahan yang tidak disukai hama atau meracuni hama.Untuk membuat biopestisida kita perlu membuat dulu MOL atau Mikrobia yang dapat melipatgandakan keampuan kandungan pestisida di dalam bahan-bahan alami.Membuat MOLMOL merupakan kumpulan mikrobia lokal yang dikembangkan dalam biakan tertentu. Membuat mol seperti membuat peternakan mikrobia. Kita perlu membuat kandang dan makanan agar mikrobia tumbuh dengan baik. Kandang mikrobia adalah air atau bahan padat yang dapat menjadi tempat hidup mikrobia.Bahan mol macam-macam cara yang paling praktis adalah membuat mol nasi. Cara membuat mol nasi yang berasal dari ptani berastagi adalah sebagi berikut:Bahan:1. Nasi segar, bukan nasi yang sudah bau….lho…2. Seresah bambu atau potongan bambu yang sedang melapuk. Bukan yang masih segar dan baru diambil dari pohonnya.3. 5 liter Air bersih atau air cucian beras yang telah diberi gula merah sebanyak 3-5%.Alat/Tempat:Kotak kayu atau tempat lain yang cukup lembab dan terlindung. Bisa pakai kardus juga.Cara Pembuatan:1. Masukkan seresah bambu yang sedang melapuk ke dalam kotak.2. Masukkan nasi ke dalam kotak.3. Kotak didiamkan di tempat yang sejuk, lembab, dan terlindung dari sinar matahari selama seminggu.4. Ambil nasi yang telah ditumbuhi jamur dan masukkan ke dalam air beras yang telah diberi gula merah.5. Larutkan nasi tersebut di dalam air beras.6. Simpan di dalam botol/jerigen. Tutup jeringen diberi selang untuk aerasi. Ujung selang dimasukkan ke dalam botol berisi air. Tambahkan alkohol/sprirtus/kaporit/pemutih pakaian ke dalam air botol terebut untuk menjaga agar tidak terkontaminasi.7. Biarkan selama satu minggu. Setelah satu minggu MOL bisa dipakai. Mencampur MOL dengan bahan biopestisida.Setelah mol jadi kita perlu mencampur dengan biopestisida.