Loading...

MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR DARI AIR CUCIAN BERAS

MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR DARI AIR CUCIAN BERAS
Pupuk organik cair adalah pupuk berbentuk cair yang dibuat dari bahan-bahan organik. Bahan-bahan organik merupakan bahan-bahan yang berasal dari sisa-sisa makhluk hidup. Pupuk organik cair biasa disingkat dengan sebutan POC.Bahan-bahan organik yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk membuat POC bisa berasal dari sisa-sisa hewan atau tumbuhan. Bahan organik dari sisa-sisa hewan misalnya berupa kotoran hewan padat ataupun cair, rumen, darah, tepung tulang dan lain-lain. Dari tumbuh-tumbuhan, bahan pupuk organik cair bisa diambil dari sisa-sisa akar, batang, daun dan buah-buahan.Salah satu bahan untuk membuat POC yang berasal dari tumbuh-tumbuhan dan ketersediaannya cukup melimpah adalah air cucian beras. Setiap kali akan menanak nasi, ibu-ibu pasti mencuci berasnya terlebih dahulu. Biasanya, air cucian beras ini dibuang begitu saja. Padahal jika diproses, air cucian beras ini bisa diubah menjadi POC yang akan bermanfaat untuk membantu menambah unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Pemanfaatan limbah air cucian beras ini tentu akan membantu mengurangi biaya pemupukan. Selain itu, penggunaan pupuk kimia juga bisa dikurangi. Bahkan dengan memanfaatkan limbah air cucian beras ini, produk tanaman yang dihasilkan akan lebih sehat dan lebih aman untuk dikonsumsi. Jadi, sayang sekali bukan jika air cucian beras ini dibuang sia-sia.Proses pembuatan pupuk organik cair dari air cucian beras tidak rumit. Cukup siapkan wadah penampungan yang bisa ditutup rapat, misalnya jerigen atau botol bekas air mineral. Jika memakai jerigen bekas minyak goreng, sebaiknya jerigen dicuci terlebih dahulu hingga bersih. Wadah yang disiapkan ini akan digunakan untuk menampung dan memproses air cucian beras menjadi POC.Caranya sangat mudah, yaitu dengan memasukkan air cucian beras kedalam wadah yang sudah disiapkan setiap kali selesai mencuci beras. Setelah wadah terisi air cucian beras, campurkanlah irisan gula merah kedalam wadah tersebut secukupnya, makin banyak makin baik. Proses penambahan air cucian beras bisa dilakukan kapan saja sampai wadah hampir penuh. Sebaiknya wadah tidak diisi terlalu penuh. Sisakan sedikit ruang kurang lebih 5 cm dari batas tutup wadah. Tujuannya adalah untuk menyediakan ruang yang cukup guna menampung gas yang akan terbentuk selama proses pembuatan POC. Tambahkan lagi irisan gula merah ke dalam wadah jika dirasa masih kurang. Wadah harus selalu ditutup rapat setiap kali selesai memasukkan air cucian beras. Upayakan buka tutup wadah setiap tiga hari sekali setelah tidak ada penambahan air cucian beras lagi. Hal ini dilakukan dengan tujuan membuang gas yang ada di dalam wadah. Jika gas di dalam wadah sudah terbuang maka wadah ditutup kembali.Setelah kurang lebih 2 minggu, maka air cucian beras tersebut sudah berubah menjadi POC yang siap untuk diaplikasikan pada tanaman. Sebaiknya POC disaring terlebih dahulu sebelum digunakan agar sisa padatan yang ada di dalam POC tidak menyumbat sprayer saat penyemprotan. Sisa padatan saat penyaringan POC ini bisa juga digunakan sebagai pupuk.Cara aplikasi POC pada tanaman bisa dilakukan dengan cara disemprotkan pada daun atau disiramkan pada sekitar perakaran tanaman. Sebelum diaplikasikan pada tanaman, larutan POC diencerkan terlebih dahulu dengan menggunakan air. Dosis perbandingan antara air dan larutan POC tergantung dengan tingkat kekentalan POC yang dibuat. Hal ini patut diperhatikan agar tidak terjadi plasmolisis, yaitu keluarnya larutan tanaman karena cairan yang ada di dalam tanaman lebih encer dari larutan yang ada diluarnya. Tetapi pengalaman selama ini menunjukkan bahwa larutan POC air cucian beras sudah cukup encer sehingga cukup aman untuk digunakan dalam dosis tinggi, misalnya 1 gelas POC air cucian beras per liter air.Peningkatkan kualitas POC air cucian beras bisa dilakukan dengan menambahkan bahan-bahan organik lainnya ke dalam wadah selama proses pembuatan POC dilakukan. Bahan-bahan yang bisa ditambahkan misalnya dedak, sisa-sisa sayuran, sisa-sisa buah-buahan, kotoran hewan dan lain-lain. Aneka empon-empon juga bisa ditambahkan, seperti jahe, kunyit, temu lawak dan lain sebagainya. Semakin banyak jenis dan jumlah bahan organik yang dicampurkan dalam proses pembuatan POC, maka kualitas POC akan semakin baik. Hal ini bisa diuji dengan menggunakan alat detektor pupuk sederhana yang sudah diposting sebelumnya.Cukup mudahkan cara membuat POC dari air cucian beras? Ayo mulai mencoba!