Pupuk Organik adalah Pupuk yang sebagian besar atau seluruhnya terdiri bahan organik yang berasal dari sisa tanaman dan atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan untuk mensuplai bahan organik, memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. sebagai pupuk yang berasal dari sisa tanaman dan/atau kotoran hewan yang telah melalui proses rekayasa, berbentuk padat atau cair dan dapat diperkaya dengan bahan mineral alami dan/atau mikroba yang bermanfaat memperkaya hara, bahan organik tanah, dan memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.(Peraturan Menteri Pertanian No. 28/Permentan/SR.130/5/2009MENGAPA PEMUPUKAN HARUS BERIMBANG ?Pemupukan berimbang adalah menyediakan semua zat hara yang cukup sehingga tanaman padi mencapai hasil yang tinggi dan berkualitas, dan dapat meningkatkan pendapatan petani. Oleh karena itu jenis dan dosis pupuk yang ditambahkan harus sesuai dengan tingkat kesuburan tanah dan kebutuhan tanaman. Dengan demikian jenis dan dosis pupuk yang diberikan tidak dapat disamaratakan tetapi harus sesuai dengan kebutuhan tanaman dan jumlah zat hara yang tersedia dalam tanah.MANFAAT PUPUK ORGANIK :Memperbaiki sifat kimia tanahMemperbaiki sifat fisik tanahMemperbaiki sifat biologis tanahMenekan ketergantungan terhadap sumberdaya alam tak terbarukan/ tak tergantikan.dapat digunakan untuk mereklamasi lahan-lahan bekas tambang dan lahan yang tercemar.Menambah kesempatan kerja.Meningkatkan hasil berkualitas, sehat.Meningkatkan pendapatan petani.Cara membuat pupuk organicMANFAAT PUPUK ORGANIK :Memperbaiki sifat kimia tanahMemperbaiki sifat fisik tanahMemperbaiki sifat biologis tanahMenekan ketergantungan terhadap sumberdaya alam tak terbarukan/ tak tergantikan.dapat digunakan untuk mereklamasi lahan-lahan bekas tambang dan lahan yang tercemar.Menambah kesempatan kerja.Meningkatkan hasil berkualitas, sehat.Meningkatkan pendapatan petani.Cara membuat pupuk organicCara membuat pupuk organic:Siapkan media untuk pembuatan pupuk organik di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung dan tidak terkena hujan.Larutkan EM 4 dan gula pasir dalam air.Pada lapisan pertama,campurkan kotoran ternak dengan arang sekam, kemudian diaduk hingga merata. Setelah itu campurkan dekomposer ( EM 4 yang sudah dilarutkan bersama dengan gula dan air).Lapisan kedua, taburkana jerami , dedak, dan bahan organik lainnya, lalu siramkan dekomposer seperti diatas.Setelah itu tutup rapat tumpukan bahan-bahan tadi yang rapi dengan misalnya karung goni, karung plastik dan jerami.Pada hari kedua aduk kembali hingga merata dan tutup kembali dengan rapat.Lakukan monitoring tiap hari, dengan cara memasukkan tangan yang sudah mengunakan sarung tangan. Jika tangan kita tidak kuat menahan panas adonan , maka adonan belum siap dipakai. Ada baiknya setiap monitoring diaduk dan ditutup kembali.Biasa pada hari ke 5-6 adonan siap dipakai. Dengan cara mengeceknya memasukkan tangan seperti diatas, bila adonan sudah tidak begitu panas, tangan bisa menahan panas adonan, maka pupuk siap dipakai. Selamat mencoba, semoga berhasil( Dari berbagai sumber)admin-blora: Usman Hadi, SP. MMA.(BPP Kedungtuban); Sri Endah Mulyani, SP.