Sentra penanaman/produksi Kacang tanah di Indonesia meliputi Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, D.l. Yogyakarta, Jawa Barat dan Sulawesi Selatan. Kabupaten Kepulauan Selayar adalah salah satu kabupaten yang mengembangkan tanaman Kacang Tanah, sehingga BPP sebagai pusat informasi mencoba melakukan Percontohan Tanaman Kacang Tanah di lahan BPP Bontosikuyu. PEDOMAN CARA BUDIDAYAa. BenihBenih berasal dari tanaman sehat, bebas hama dan penyakit, kualitas bijinya baik dan mempunyai kemurnian tinggi sehingga dapat berkecambah cepat dan merata.b. Pengolahan TanahPengolahan tanah dilakukan dengan alat cangkul, luku atau traktor sedalam 20- 30 cm.c. PenanamanWaktu tanamWaktu tanam yang paling baik dilahan tegalan ( kering ) adalah pada awal musim hujan ( Oktober - Nopember ). Penanaman dilakukan dengan menggunakan tugal sedalam 3 cm dengan 2 butir benih perlubang dan jarak tanam 40 cm x 10 cm. Kemudian lubang tanam ditutup tanah secara tipis.d. Pemeliharaan TanamanPemupukanPemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk Urea, SP36 dan KCI dengan dosis 60-90 kg Urea, 60-90 kg SP36 dan 50 kg KCI. Per hektar.PenyulamanPenyulaman dilakukan apabila ada benih yang tidak tumbuh. Penyiangan dan PembumbunanPenyiangan dilakukan 2 kali. Penyiangan pertama dilakukan pada saat tanaman berumur 21 hari setelah tanam dan penyiangan kedua dilakukan pada umur 40 hari setelah tanam. Pada penyiangan kedua ini juga dilakukan pembumbunan yaitu tanah digemburkan kemudian ditimbun didekat pangkal batang tanaman. e. Hama dan Penyakit Kacang Tanah1) Penyakit Layu.Penyakit Layu disebabkan oleh bakteri Xanthomonas Solanacearum. Pada siang hari waktu sinar matahari terik tanaman sekonyong-konyong terkulai seperti disimm air panas, tanaman langsung mati. Cara pengendalian dengan pergiliran tanaman.2) Hama Tikus 7. P A N E NPanen Kacang Tanah dilakukan bila :- Sebagian besar daun menguning dan gugur ( rontok ).- Tanaman berumur 85 -110 hari tergantung,Varietasnya. - Sebagian besar polongnya ( 80 % ) telah tua. "- Kulit polong cukup keras dan berwarna cokelat kehitam-hitaman.- Kulit biji tipis dan mengkilap.- Rongga polong telah berisi penuh dengan biji.- Panen dilakukan dengan mencabut batang tanaman secara hati-hati agar polongnya tidak tertinggal dalam tanah. Ditulis Oleh : Andi Maulana, SP., MP.Penyuluh Pertanian MadyaWIBI : Kabupaten Kepulauan Selayar