Prospek kedelai hitam yang sangat baik memberikan peluang bagi petani untuk membudidayakan kedelai hitam. Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan dan itu dapat ditemukan pada komoditas kedelai ikut memberikan peluang bagi petani dalam berusahatani kedelai. Kedelai hitam banyak mengandung protein dan antioksidan yang dapat mencegah penyakit tertentu seperti jantung koroner dan kanker. Kedelai juga mengandung senyawa lecithin yang bermanfaat untuk menghancurkan timbunan lemak dalam tubuh. Kedelai hitam dapat ditanam di lahan kering berupa tegalan maupun di lahan sawah. Penanaman kedelai hitam di lahan tegalan membutuhkan persiapan lebih panjang dibandingkan dengan di lahan sawah. Untuk penanaman dilahan sawah tidak perlu melakukan pengolahan tanah terlebih dahulu. Adapun tahapan penanaman kedelai hitam di lahan sawah adalah sebagai berikut : 1) Buat lubang tanam dengan cara ditugal diantara bekas batang padi. Pada kondisi musim kemarau, sebaiknya lubang tanam lebih dalam untuk menghindari kekeringan, sedangkan pada musim hujan lubang tanam sebaiknya lebih dangkal untuk menghindari pembusukan akar akibat tanah becek. 2) Kisaran kedalaman lubang tanam antara 1.5 cm - 2 cm. 3) Atur jarak tanam dengan rapi . Jarak tanam : 40 cm x 25 cm atau 40 cm x 20 cm atau 40 cm x 15 cm atau 40 cm x 10 cm tergantung dari tingkat kesuburan tanah dan umur tanaman. Semakin tinggi kesuburan tanah, sebaiknya jarak tanam yang digunakan yang lebih renggang begitu pula sebaliknya semakin rendah tingkat kesuburan tanah sebaiknya menggunakan jarak tanam yang lebih rapat. Begitu pula pada umur varietas, varietas yang umur pendek (genjah), sebaiknya menggunakan jarak tanam yang lebih rapat (40 cm x 10 cm), varietas yang umur sedang sebaiknya menggunakan jarak tanam yang sedang (40 cm x 15 cm), dan varietas yang umur dalam (umur panjang), jarak tanam yang digunakan lebih renggang (40 cm x 25 cm). 4) Isi benih kedelai hitam sebanyak 2-3 biji per lubang tanam. Biasanya kebutuhan benih per hektar sekitar 25 - 40 kg, tergantung dari ukuran biji. Semakin besar ukuran biji sebanyak banyak benih yang dibutuhkan, sebaliknya semakin kecil ukuran biji semakin sedikit kebutuhan benih. 5) Siapkan jerami padi yang sudah agak kering sesuai dengan kebutuhan untuk penutup atau mulsa. 6) Tutup lubang tanam dengan jerami secara merata dan jangan terlalu tebal agar benih tidak terhalangi untuk tumbuh. 7) Satu minggu kemudian, benih sudah mulai tumbuh. Teknik menanam benih kedelai hitam dapat dilakukan dengan sistem tugal maupun sistem garit. - Sistem tugal Cara penanaman dengan memasukkan benih ke dalam lubang tanah yang dibuat dengan menggunakan alat yang disebut tugal. Keuntungan cara ini adalah jarak tanamnya teratur, memudahkan pemeliharaan tanaman, dan menghemat benih persatuan luas lahan. - Sistem garit Sistem garit ini lebih banyak dilakukan pada tanah yang cukup lembab. Penanaman dilakukan menggunakan gratul (semacam cangkul kecil) atau linggis untuk membuat lubang tanam. Keuntungan sistem ini adalah jarak tanamnya rapi, memudahkan pemeliharaan tanaman, dan menghemat penggunaan benih. Untuk menanam kedelai di lahan sawah sebaiknya dengan menggunakan sistem tugal yang dapat dilakukan diantara bekas batang padi. Siti Nurjanah Penyuluh Pertanian Madya, Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP Kementerian Pertanian. Email : snurjanah8514@yahoo.com Sumber: 1) http://balitsereal.litbang.deptan.go.id 2) http://www.google.co.id