Kota Banjarbaru adalah sebuah wilayah di jantung Provinsi kalimantan selatan yang mempunyai wilayah 371,30 km2 dan secara geografis berada di tengah - tengah lintasan antar Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Banjarbaru menyikapi fluktuasi inflasi yang terjadi di Kota Banjarbarukan yang disebabkan dari sektor hortikultura terutama Bawang Merah melakukan motivasi terhadap para Penyuluh Pertanian agar dapat melakukan adopsi teknologi bawang Merah untuk dikembangkan di Kota Banjarbaru mulai tahun 2014. Melalui kegiatan yang dilakukan Penyuluh bersama Kelompok tani mengadakan percobaan Budidaya Tanaman Bawang Merah melalui demplot, demfarm ternyata hasilnya sangat memuaskan dan berhasil meningkatkan minat para petani menanam bawang merah secara rutin dan berkesinambungan,bahkan mulai September 2014 BKP 5K melakukan SLPHT Bawang Merah yang di lakukan di 3 Lokasi yakni Kelurahan Guntung Manggis, Kelurahan Syamsudin Noor dan Kelurahan Landasan Ulin Utara. Keberhasilan yang diperoleh dari pengembangan komoditi Bawang Merah di Kota Banjarbaru sangat baik ternyata di musim tanam oktober 2015 rencana seluas 5 ha rupanya mendapat respon yang baik dari berbagai instansi termasuk Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan, BPTPH Provinsi Kalimantan Selatan dan Bakorluh Prov.Kalimantan Selatan sehingga kegiatan jambore Bawang Merah se kalimantan tanggal 21 s/d 23 Oktober 2014 di tempatkan di Kelurahan Guntung manggis Kecamatan landasan Ulin Kota Banjarbaru. Berbagai persiapkan telah dilakukan baik dari kelompok tani, Penyuluh, BP3K dan BKP 5K dan instansi yang terkait untuk menyongsong jambore Bawang merah 2014 semoga sukses dan menjadikan awal kebangkitan kemandirian pangan secara regional dan nasional.