Benih Bernas merupakan indikator kualitas benih yang sangat penting untuk keberhasilan budidaya padi. Benih yang bernas memiliki cadangan makanan yang cukup, sehingga mampu berkecambah dengan baik dan menghasilkan tanaman yang kuat sejak awal pertumbuhan.
Mengapa benih harus bernas?
Memastikan daya kecambah yang tinggi Benih yang bernas mengandung nutrisi dan energi yang diperlukan untuk mengaktifkan embrio saat proses perkecambahan dimulai. Ketika direndam, benih akan menyerap air dan cadangan makanan ini digunakan untuk memecah kulit biji dan menumbuhkan kecambah. Benih yang hampa atau tidak bernas memiliki daya kecambah yang sangat rendah dan seringkali gagal tumbuh.
Menghasilkan pertumbuhan bibit yang kuat Kecambah yang muncul dari benih bernas akan memiliki pertumbuhan awal yang lebih kuat dan seragam. Bibit yang vigor (kuat) cenderung memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap hama dan penyakit sejak dini, serta mampu bertahan di kondisi lingkungan yang kurang ideal. Pertumbuhan yang seragam juga memudahkan perawatan dan penanaman di lahan.
Mengurangi kebutuhan benih dan biaya Penggunaan benih yang sudah diseleksi dan bernas dapat mengurangi jumlah benih yang dibutuhkan per hektar. Karena sebagian besar benih akan tumbuh, petani tidak perlu melakukan penanaman ulang (penyulaman) secara berlebihan. Hal ini tentu akan menghemat biaya produksi dan waktu.
Meningkatkan potensi hasil panen Benih yang berkualitas merupakan fondasi dari produktivitas tanaman. Bibit yang tumbuh dari benih bernas akan berkembang menjadi tanaman dewasa yang sehat dan kuat, sehingga memiliki potensi hasil panen yang lebih tinggi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan benih berkualitas dapat meningkatkan hasil panen hingga 5–20%.
Cara sederhana untuk memisahkan benih bernas dari benih yang hampa dapat dilakukan dengan 2 cara, yakni :
Menggunakan Air larutanGaram
-Benihdimasukankedalamwadah yang berisi air LarutanGaram, volume air 2x volume benih, kemudiandiaduk-aduk.
-Benih yang terapung, pisahkandenganbenih yang tenggelam.
-Benih yang tenggelamberartibernas, baikuntukpersemaian.
-Cucibersih
-Sebelumsemai, benihdirendamselama 24 jam dan di peramselama 1 Malam
Menggunakanlarutanpupuk ammonium sulfur (ZA)
-Larutanpupuk ZA dengankonsentrasi225 gram ZA/ liter air. Volume larutantergantungjumlahbenih yang akandipakaiuntukpersemaian
-Benihterapungdibuang, pisahkandenganbenih yang tenggelam.