Loading...

Mengenal dan Cara Menanam Jenggot Musa (Spanish Moss)

Mengenal dan Cara Menanam Jenggot Musa (Spanish Moss)
Tanaman yang satu ini adalah spesies dari genus Tillandsia dan termasuk dalam keluarga Bromeliaceae, dikenal dengan nama jenggot Kakek (jenggot musa), memiliki karakteristik unik dan menarik yang jarang sekali diketahui oleh banyak orang tak terkecuali oleh pencinta tanaman hias dan tetap menggandrunginya. Tanaman Jenggot Rusa Bisa Hidup Tanpa Media Tanam; jenis tanaman ini dikenal tidak membutuhkan media tanah atau media tumbuh lainnya. Dalam kata lain, tanaman jenggot musa termasuk dalam kategori tanaman udara atau air plant. Tanaman yang bernama latin Tillandsia usneoides ini memiliki tampilan yang unik, yaitu panjang menjuntai. Tanaman ini seringkali dijadikan sebagai tanaman hias untuk dekorasi taman minimalis. Tanaman jenggot musa memiliki bunga kecil yang berwarna kuning kehijauan atau kuning pucat yang membuatnya sangat estetik. Tanaman ini berupa lembaran helai dan berwarna putih serupa warna uban, maka dari itu, tanaman ini di Indonesia disebut jenggot musa, namun di beberapa negara lain seperti Di Amerika, mereka menyebutnya itla-okla yang berarti rambut pohon. Sementara orang Prancis menyebutnya Barbe Espagnol yang berarti jenggot Spanyol. Tanaman ini biasanya tumbuh subur di pohon ek atau oak dan Sancang Taxodium. Maka, tidaklah mengherankan jika tanaman ini sering luput dari perhatian. Ini karena tanaman tersebut tumbuh di dahan atau cabang-cabang pohon besar yang kokoh. Jenggot musa tumbuh tergantung di cabang pohon tersebut di bawah sinar matahari penuh atau teduh parsial. Panjangnya sendiri bisa mencapai hingga 6 meter atau lebih. Jenggot musa berkembang biak dari biji dengan bantuan angin dan burung. Saat mekar, tumbuhan ini bisa sangat harum di pagi hari, terutama saat berada di tempat teduh. Tanaman ini mudah ditemukan di Meksiko, Amerika Tengah dan Selatan, Hindia Barat dan Queensland, Australia. Tumbuhnya di ketinggian 0 hingga lebih dari 3.000 meter, tumbuh dengan baik pada suhu 10-32 derajat celcius yang beriklim hangat dengan kelembabannya yang tinggi hingga rata-rata. Uniknya, tanaman ini menyerap kelembaban dan nutrisi terutama kalsium dari udara dan air. Batang tipisnya ditutupi dengan sisik abu-abu yang merupakan daun kecil. Tanaman ini tidak memiliki akar sehingga daun kecil ini membantu menyerap nutrisi dan kelembapan. Tak banyak yang tahu bahwa bunganya sendiri kecil dan berwarna kuning pucat atau kuning kehijauan. Tanaman ini biasanya mekar pada periode musim panas dan akan terasa harum di pagi hari atau saat cahaya meredup. sifat tanaman jenggot musa ni antara lain: Tanaman ini tahan terhadap musim dingin; Pertumbuhan yang maksimal tergantung iklim daerah tempat tinggal; Tidak butuh media tanam seperti tanah dan pot; Tumbuh menggantung dengan perawatan berkala. Cara menanam jenggot musa Untuk menanamnya cukup mudah. Tanaman jenggot musa tidak membutuhkan media tanam untuk menanamnya karena tanaman ini tidak memiliki akar aeral sehingga dapat langsung digantung atau ditempel dan bila benih tanamanan sudah punya cukup dengan memecah jenggot musa yang sudah lebat ke tempat lain, atau jika ingin menjadikan tanaman jenggot musa ini sebagai tanaman hias, anda dapat memotong dan merapihkannya dalam pot gantung, maka tanaman itu sudah bisa tumbuh. Anakan tanaman ini harus yang sudah tua dan dekatkanlah dengan inang. Disarankan agar tanaman ini ditaruh di tempat yang tinggi untuk membuatnya bisa menjuntai cantik. Karena tidak memerlukan media tanam, jenggot musa ini cocok bagi penggemar tanaman hias yang tidak memiliki lahan luas. tanaman jenggot musa ini dapat bertahan hidup dengan mengandalkan bulu halus yang ada di seluruh bagian tubuhnya. Bulu halus tersebut berguna menyaring uap air dan nutrisi dari udara. Karena keunikan cara hidup yang dimiliki tanaman ini, biasanya tanaman jenggot musa ini ditanam dengan menggantungkannya pada tali, kawat atau direkatkan dengan kayu. Mirip dengan tanaman bunga anggrek, namun tanaman jenggot musa ini tidak memerlukan pupuk dan air secara rutin karena tanaman ini merupakan tanaman udara atau air plant. Bila benih tanaman ini belum punya benih tanaman ini dapat diperoleh dengan membelinya di toko tanaman hias namun tidak mudah dan harganya juga cukup mahal.Tanaman jenggot musa dapat diperbanyak dengan cara split atau memisahkan anakan dari indukan. Anakan tersebut akan muncul setelah masa berbunga. Ambil 2-3 anakan yang sudah cukup tua lalu rekatkan dengan inang yang telah dicuci bersih. Cara Merawat Tanaman Jenggot Musa yang harus dilakukan adalah; Penyiraman; Meskipun tanaman jenggot musa ini mengandalkan unsur hara yang ada di udara, bukan berarti tanaman ini tidak membutuhkan air. Maka, lakukan penyiraman secukupnya saja. Penyiraman tersebut dilakukan dengan menyemprotkan air menggunakan spray setiap pagi dan sore hari. Pencahayaan; Pada habitat aslinya, tanaman jenggot musa tumbuh liar di hutan tropis. Sehingga, sinar matahari, harus ada setiap saat, tidak harus sinar matahari secara langsung, namun cukup gantungkan tanaman jenggot musa di ruangan pada ruangan eksterior di rumah anda Pemeliharaan lainnya; Jika ada daun yang kering atau mati, segera potong pada pangkalnya. Dengan penyemprotan yang cukup, daun baru akan tumbuh. Berikan pupuk dilakukan setiap 2 bulan sekali. Pupuk yang digunakan sebaiknya dicampur air terlebih dahulu sebelum disemprotkan. Tanaman udara sangat peka terhadap kandungan tembaga (Cu), dalam pupuk sehingga pupuk yang digunakan harus memiliki kadar tembaga yang rendah. Demikian naskah yang saya buat semoga bermanfaat untuk kita semua Ditulis oleh : Dalmadi BBSIP Bogor Sumber : Ditjen Hortikultura, https://berita.99.co/tanaman-jenggot-musa/ https://mediatani.co/bisa-hidup-tanpa-media-tanam-begini-cara-perawatan-tanaman-jenggot-musa/, https://www.faunadanflora.com/cara-menanam-dan-merawat-tanaman-jenggot-musa-spanish-moss/ dan Berbagai sumber media elektronik lainnya (Internet) Gambar : Dalmadi sumber lainnya