Menghadirkan tanaman hias ke dalam ruangan merupakan salah satu bagian dari tren dekorasi interior rumah. Selain dapat mempercantik tampilan ruangan, tanaman hias di dalam ruangan atau indooor juga mampu memperbaiki kualitas udara di dalam rumah. Suasana rileks pun tercipta berkat udara segar yang dihasilkan tanaman hias dalam ruangan. Namun, tanaman hias indoor membutuhkan perawatan yang berbeda dengan tanaman hias yang ditempatkan di luar ruangan atau outdoor. Tanaman Hias diusahakan didalam ruangan dimana yang digunakan bisa di Ruang tempat tinggal, kantor, sekolah yang telah dirancang agar terlindung dari panas matahari, angin, dan hujan, sehingga kondisi udara di dalam ruangan relatif berbeda dgn udara luar ruangan (terbuka). Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik maka kita harus memperhatikan dengan beberapa hal seperti : media tumbuh, air, nutrisi, cahaya, suhu, dan kelembaban udara. Selanjutnya kita kita mengenal tanaman hias yang bisa ditanam didalam ruangan antara lain; Tanaman lidah mertua, bambu hoki, dan ponytail palm, tanaman giok, tanaman ZZ, lidah buaya, dan tanaman lidah mertua, karet kebo serta monstera dan masih banak yang lainnya yang mempunyai nilai aestetika. Selanjutnya cara mempersiakan tanaman hias dalam ruangan yang perlu dipersiapkan sebagai berikut; Sebelum masuk dalam ruangan, tanaman hias yg akan ditempatkan pada ruangan harus ditanam terlebih dahulu dalam wadah/pot/kontainer. Macam pot/wadah yang dapat digunakan (Pot tanah liat,Pot kayu (pakis),Pot plastik, Pot semen/beton, dll ) yang dilekapi dengan lobang Ukuran tanaman disesuaikan dgn ukuran pot; Jika tanaman tinggi diperlukan pot tinggi. Jika tanaman pendek diperlukan pot rendah dimana kita harus mempehatikan dari keserasian pot dgn tanaman agar memberikan kesan indah dan menghias. Dua tipe media tumbuh; 1). Campuran tanah (soil mixes) yg mengandung tanah alami dan sering dicampur pasir dan 2). Campuran tanpa tanah (soilless mixes) yg tidak mengandung tanah alami Komponen anorganik (Vermikulit, perlit, liat, fumice, dll) Komponen organik (Gambut atu peat, sphagnum moss, sisa kayu, sisa tanaman, pukan). Cara mempersiapkan media dalam POT (Membuat lubang draenase pd dasar pot, Meletakan selapis pecahan batu bata di dasar pot, Mengisi pot dgn media tanam/tumbuh). Media tersebut disesuaikan dengan sifat tanaman hias yang akan ditanam seperti ; Jenis-jenis umum; untuk tanaman hias golongan suka keadaan sedang (tidak terlalu kering ataupun basah seperti (Philodendron, Aglaonema, Dieffenbachia, Anthurium, dan Palm) medianya Pasir+tanah, Tanah geluh/lempung, Pupuk kandang Pecahan batu bata, Lubang Jenis-jenis yang suka kering; tanamannya (kelompok kaktus, Sanseviera, dan jenis-jenis sukulen lainnya) media yang digunakan (Pasir, Pupuk kandang, Pecahan batu bata Pecahan batu bata, cocomos dan lubang draenase) Jenis-jenis yg suka lembab; tanaman kadaka, sirih belanda, violes, suplir, dan kelompok paku-pakuan lainnya media yang digunakan (Tanah geluh/lempung Pupuk kandang Pecahan batu bata, Lubang draenase) Merawat tanaman di dalam ruangan minim pencahayaan, antara lain; Melakukan rotasi tanaman dengan cara mengubah lokasi tanaman secara teratur ke arah sumber cahaya adalah trik utama untuk menanam tanaman hias di ruangan tanpa cahaya. Misalnya tanaman dalam ruangan di lokasi yang terang dan beberapa di ruangan tanpa jendela, maka maka perlu menukar lokasi tanamannya sekali dalam 15-30 hari. Agar tanaman ketahuan perkembangannya perlu mengidentifikasi tanda-tanda pertumbuhan tanaman, bila lambat ganti dengan tanaman lain. Rotasi adalah kuncinya di sini, karena akan memungkinkan mereka untuk mendapatkan bagian cahaya yang adil dan akan tetap baik-baik saja di ruangan yang gelab. Menggunakan pencahayaan buatan Letakkan grow light atau lampu khusus pertumbuhan tanaman di atas tanaman atau pasang lampu neon spektrum penuh untuk pencahayaan dan kehangatan yang sempurna bagi tanaman. Pastikan untuk menjaga tanaman pada jarak yang aman dari sumber cahaya seperti yang direkomendasikan oleh pabrikan untuk menghindari luka bakar dedaunan atau tekanan panas. Pilih tanaman yang tepat Tanaman lidah mertua, bambu hoki, dan ponytail palm adalah beberapa tanaman terbaik untuk tumbuh di ruangan gelap. Tanaman-tanaman ini tidak dapat hidup dalam kondisi gelap selama beberapa hari. Pilih tanaman yang tumbuh lambat, karena tanaman yang tumbuh lambat tidak akan secara aktif memperbanyak daun dan pucuk, mereka membutuhkan lebih sedikit cahaya dari pada tanaman lain untuk hidup. Yang terbaik adalah tanaman giok, tanaman ZZ, lidah buaya, dan tanaman lidah mertua. Namun, hindari menyimpannya di ruangan yang benar-benar gelap selama berhari-hari. Jaga kebersihan daun tanaman, debu dan kotoran yang menumpuk di dedaunan dapat menyumbat pori-pori tanaman, menghambat transpirasi dan fotosintesis. Jika tanaman berada di ruangan gelap, disarankan untuk menjaganya tetap bersih, sehingga mereka menyerap cahaya terbatas apa pun yang mereka miliki dengan baik. Bersihkan mereka setiap minggu, atau bersihkan dengan seperempat sendok teh sabun cair yang dicampur dalam satu liter air setiap 7-10 hari untuk membantu mereka berkembang dalam cahaya terbatas. Gunakan cermin, pasang cermin yang miring di seberang sumber cahaya untuk memberi tanaman agar distribusi cahaya dan kehangatan yang diterima tanaman merata. Nyalakan lampu di dalam ruangan agar memenuhi kebutuhan cahaya tanaman. Sebaiknya letakkan tanaman di dekat bohlam. Untuk membuatnya lebih efektif, biarkan lampu tetap menyala untuk jangka waktu yang lebih lama sehingga tanaman dapat menikmati cahaya buatan, yang dapat bermanfaat bagi pertumbuhannya. Jika Anda akan keluar selama beberapa jam, nyalakan lampu. Tanam di dalam air Trik lain untuk membuat tanaman bertahan di ruangan dengan pencahayaan rendah adalah dengan menanamnya di air. Syngonium dan bambu hoki alias lucky bamboo adalah pilihan terbaik. Pastikan mengganti air sekali dalam 4-6 hari. Gunakan strip LED Menggunakan strip LED untuk tanaman dengan kebutuhan cahaya rendah bisa menjadi trik berkebun yang bagus. Tanaman lidah mertua, philodendron, dan pothos adalah pilihan yang sangat baik untuk digunakan. Pemupukan secara rutin Tanaman hias menggunakan Nutrisi yang paling dibutuhkan dosis pupuk NPK 16-16-16 setiap 1 bulan sekali dengan air (kira-kira 1 sendok makan dilarutkan dengan 3 liter air), lalu siramkan secukupnya ke media tanam tanaman hias indoor. Demikian naskah yang saya buat semoga bermanfaat untuk kita semua Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Bambang B. Santoso Budidaya Tanaman Hias Ruangan (Indoor Ornamental Plant) dan Berbagai sumber media elektronik lainnya (Internet) Gambar : Mediatani