Loading...

Mengenal Dan Cara Merawat Tanaman Paku Tanduk Rusa (Platycerium coronarium)”

Mengenal Dan Cara Merawat Tanaman Paku Tanduk Rusa (Platycerium coronarium)”
Tanaman Paku Tanduk Rusa (Platycerium coronarium) Ada banyak sekali jenis tanaman paku yang tumbuh di Indonesia. Salah satu tanaman paku yang cukup populer dan diminati sebagai salah satu tanaman hias yang indah adalah tanaman paku tanduk rusa. Tanaman ini termasuk ke dalam salah satu tanaman yang tumbuh di daerah tropis seperti Indonesia, Australia, Malaysia hingga Papua Nugini. Tanaman ini memiliki keunikannya sendiri dan mudah untuk dibedakan dari tanaman paku lainnya karena memiliki dua buah tipe ental dengan fungsi dan bentuk yang berbeda. Sesuai dengan namanya, ental tersebut bercabang-cabang dan memiliki bentuk layaknya sebuah tanduk rusa. Tanduk Rusa (Platycerium coronarium) adalah tanaman jenis paku-pakuan. Selain disebut dengan daun tanduk rusa, disebut juga dengan nama dengan nama simbar menjangan (Jawa & Bali) dan paku uncal (Sunda). Tanaman paku tanduk rusa banyak ditemukan dan sering dipelihara sebagai tanaman hias karena bentuk daunnya yang menjuntai panjang dan terlihat indah. Tanaman paku tanduk rusa termasuk tanaman perennial epifit yang paling sederhana yang tumbuh menempel pada pohon inang. Daunnya terdiri atas dua macam, yaitu daun penyangga (steril) dan dedaunan (fertil). Tanaman paku tanduk rusa dicirikan pada daun penyangga terletak di bagian pangkal daun fertil, tumbuh saling menutupi dan persisten, menyerupai keranjang, bagian ujung bercuping, berwarna hijau dan berubah kecokelatan bila tua. Tanaman paku tanduk rusa biasanya akan memiliki akar lunak dalam jumlah banyak yang menempel dengan erat pada batang pohon lainnya. Tanduk rusa yang dirawat dan digunakan sebagai tanaman hias memiliki bentuk sebuah koloni bercabang yang sangat indah. Seperti tanaman paku lainnya, tanaman paku tanduk rusa berkembang biak dan tumbuh dengan menggunakan sistem penyebaran spora. Daun fertil luruh, tumbuh menggantung, umumnya bercabang menggarpu pada ujungnya menyerupai tanduk rusa, berwarna hijau keputihan, berbulu bintang dan berspora. Tanaman paku tanduk rusa dikembangbiakan dengan cara spora atau dengan memisahkan anakannya. Masyarakat umumnya memperbanyak tumbuhan ini dengan memisahkan atau membagi tanaman tersebut menjadi dua atau lebih yang kemudian ditempelkan pada pohon. Bagi pemula pecinta tanaman hias paku tanduk rusa, baru mengenalnya dan ingin menanam tanaman hias paku tanduk rusa untuk mendapatkan benihnya juga sudah tersedia di sentra penjual tanaman hias atau di toko online. Untuk membudidayakan tanaman ini agar dapat tumbuh maksimal yang biasanya menempel pada batang tumbuhan lain namun dengan inovasi teknologi yang makin berkembang maka tanaman hias paku tanduk rusa ini sudah bisa tumbuh lebih bagus dan maksimal ditembok-tembok atau tiang-tiang pekarangan dimana dari penyedian benih sudah dirancang dan dilengkapi dengan media pertumbuhannya berikut brosur cara menanam dan perawatan yang bagus tanaman hias tanduk rusa, sehingga lebih mudah mengembangkannya. Namun namun bila pencinta ingin berinovasi sendiri sesuai dengan selera dalam pengembangannya bisa menggunakan jenis media tanam dari akar pakis yang telah dibentuk lempengan atau media lainnya yang bisa didapat di toko tanaman hias atau toko online Cara menanam tananam paku tanduk rusa Walaupun proses penanaman paku tanduk rusa ini dapat dibilang cukup mudah dan praktis, ternyata saat melakukan pembibitan harus membutuhkan sedikit ketelitian dan kesabaran. Agar tanaman ini dapat tumbuh sehat dan subur. Menyiapkan benih, dalam menyiapkan benih yaitu dengan cara merampal. Merampal merupakan sebuah proses pemisahan dari indukan yang bergerombol dengan tumbuhan induk atau inangnya. Saat melakukan pemisahan induk, gunakanlah pisau yang tajam supaya bagian tanaman paku tanduk rusa tidak banyak yang rusak. Potonglah indukan dari tanaman induk secara hati-hati dan jangan sampai merusak sistem akarnya. Setelah itu, rendamlah batang indukan yang telah dipisahkan dengan enzim penguat akar. Enzim penguat akar tersebut sangat mudah didapatkan di tempat-tempat penjualan pupuk tanaman atau bisa juag di toko online. Media tanam Media tanam yang biasa digunakan adalah akar pakis , dimana media tanam akar pakis ini sangat cocok dan pas digunakan untuk membudidayakan jenis tanaman ini dapat menempel dan nantinya akar tanaman akan kuat dan tidak goyah, selain itu media ini juga dapat mengikat air dengan baik yang dibutuhkan tanaman tersebut. Cara menanam paku tanduk rusa Cara menanam cukup dengan menempelkan anakan tanduk rusa di lempengan akar pakis kemudian ikat menggunakan tali rapia atau tali dari sabut kelapa. Selanjutnya tempatkan di tempat teduh yang tidak terkena cahaya matahari langsung. Anda bisa menempatkannya di bawah pohonatau pada teras yang sudah disiapkan serta sudah disesuiakan dengan syarat hidup tumbuhan paku tanduk rusa. Merawat tanaman paku tanduk rusa Perawatan tanaman paku sangatlah mudah dan praktis, maka tidak ada salahnya jika menanam tanaman paku tanduk rusa ini untuk menghiasi halaman rumah. Agar tanaman paku tanduk rusa tumbuh subur dan indah, dengan cara: Mengatur Pencahayaan, cara pertama untuk merawat tanaman ini adalah dengan menghindari paparan sinar matahari langsung. Pastikan Anda menyimpannya di tempat yang teduh. Pastikan juga Anda memiliki cukup air dan kelembapan. Menyiram tanaman secara teratur, bahkan tidak lagi perlu disiram jika memasuki musim penghujan. Anda hanya perlu memperhatikan kelembaban dari rimpangnya dimana kecantikan dari tanaman hias paku tanduk rusa ini bisa selalu dinikmati jika kelembaban terjaga dan ada di tempat teduh. Kelembapan dari rimpang tanaman paku tanduk rusa harus selalu diperhatikan. Hal tersebut dikarenakan, keindahan dari tanaman paku tanduk rusa ini akan dapat selalu dinikmati jika kelembapan selalu terjaga. Pemupukan, perlu dilakukan pemupukan. Adapun pupuk yang digunakan sebaiknya pupuk kandang karena jenis pupuk ini sangat sesuai dan cocok untuk semua jenis tumbuhan hias. Anda juga dapat menggunakan jenis pupuk organik yang beredar luas dipasaran. Demikian naskah yang saya buat semoga bermanfaat untuk kita semua Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : JITUNEWS.COM dan Berbagai sumber media elektronik lainnya (Internet) Gambar : Dalmadi