Loading...

MENGENAL DAN CARA PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT TANAMAN PEPAYA

MENGENAL DAN CARA PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT TANAMAN PEPAYA
Untuk mengendaliakan hama dan penyakit tanaman pepaya harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Karena seperti yang kita ketahui, tanaman pepaya merupakan tanaman manja. Jika kekurangan air, berdampak tidak baik pada pertumbuhannya, begitu juga jika kelebihan air, tanaman pepaya bisa mati. Begitulah kenapa disebut dengan Manis Manja Pepaya. A. Hama tanaman Kutu Perisai (Aspidiotus destructor) Hama ini biasanya menyerang dengan menghisap cairan didalam daun pepaya. Jika hama ini dibiarkan begitu saja tanpa ada penanganan, dapat menimbulkan nekrosis pada bagian yang dihisap. Indikasi : Daun pepaya akan menjadi kering dan rontok. Pada permukaan bawah daun akan tertutup lapisan seperti sisik, sedangkan dibagian atas permukaan daun ada bercak-bercak warna kuning. Pengendalian : Menggunakan predator seperti chilocorus sp, Crypthognatha nodiceps, atau Lindorus lophantas. Penggunaan insektisida juga dapat menjadi solusi namun tidak kami sarankan, kecuali jika kondisi memang sudah sangat parah. Dompolan (Planococcus citri) Kutu jenis ini biasanya menyerang bagian buah dan daun, dengan menyerap cairan buah atau daun yang dihisapnya. Sehingga bagian yang diserang akan mengalami gangguan pertumbuhan. Indikasi : Munculnya massa putih seperti lilin dibagian daun atau buah tanaman. Kutu ini juga dapat memproduksi embun madu yang dapat menjadi media tumbuhnya embun jelaga sehingga lapisan pepaya berwarna hitam seperti jelaga. Pengendalian : Lakukan sanitasi lahan secara berkala atau dapat juga memanfaatkan musuh alami seperti Coccinellidae dan Cecidomydae. Dapat juga dengan insektisida. Tungau Merah (Tetranychus cinnabarrinus) Hama ini biasanya menyerang bagian daun, tangkai, dan buah. Bagian bawah daun akan terlihat anyaman benang halus yang merupakan tempat hama ini tinggal. Indikasi : Tanaman yang terserang akan terlihat perubahan warna menjadi perunggu pada bagian yang terserang, sedangkan permukaan atas daun akan terdapat bercak berwarna kuning atau coklat yang meluas ke seluruh daun hinga warna merah karat. Mengakibatkan kesegaran dan ukuran buah berkurang drastis. Pengendalian : Dapat dikendalikan dengan insektisida. Kutu Putih (Paracoccus marginatus) Kutu ini biasanya menempel pada daun dan batang pepaya california. Makanya perlu penanganan yang cepat agar serangan kutu putih tidak merebak. Karena jika serangan kutu semakin parah, bisa mengakibatkan buah pepaya menjadi busuk yang berarti gagal panen. Dari satu kutu putih yang dibiarkan satu minggu busa menutupi satu daun. Indikasi : Jika menyerang batang maka batang akan menghitam dan jika menyerang bagian daun maka pertumbuhan akan terhambat sehingga tampak kerdil. Pengendalian : Semprot terlebih dahulu dengan air detergen. Air detergen ini sangat berfungsi untuk menghilangkan lilin pada kutu, setelah itu barulah disemprot dengan pestisida. Kutu Batang (Pseudaulacaspis Papaya) Kutu batang memiliki ciri-ciri yang mudah dikenal, yakni bentuk tubuhnya pipih berdiameter kira-kira 2 - 2,5 mm, berwarna abu-abu dan berbentuk sisik. Indikasi : Ciri pohon yang terkena serangan kutu batang adalah pohon seperti terkena lilin dan pertumbuhan menjadi sangat tidak segar. Pengendalian : Disemprot atau diolesi dengan supracide pada batang. Bisa juga digunakan pestisida. Ulat Jengkal Pepaya Ulat ini biasanya terdapat pada pangkal batang dang sekitar buah. Indikasi : Ciri-ciri keberadaan ulat ini adalah adanya seperti terdapat bekas luka pada batang. Bekas luka inilah yang mengakibatkan cendawan menyerang. Pengendalian : Musnahkan ulat tersebut atau dengan membiarkan musuh alami ulat jengkal pepaya ini tetap hidup yaitu Serangga. Bisa juga dengan penyemprotan pestisida untuk menjaga terjaganya biota pepaya california. B. Penyakit tanaman Busuk Akar dan Pangkal Batang Disebabkan oleh bakteri Phythopthora palmivora. Bakteri ini bisa menyerang akar dan pangkal batang tanaman pepaya. jika dibiarkan saja tanpa adanya penanganan, akan menyebabkan pembusukan pada akar dan menyebabkan tanaman tumbang. Dapat juga membuat buah membusuk, mengeriput, dan berwarna hitam. Indikasi : Gejalanya dapat dilihat pada daun-daun bawah yang menguning, layu, dan menggantung sebelum gugur. Akar-akar lateral akan membusuk menjadi berwarna coklat tua dan berbau tidak sedap. Pengendalian : Dapat dikendalikan dengan sanitasi lahan, pengaturan drainase lahan yang baik, serta membakar atau memusnahkan tanaman yang terjangkit penyakit untuk mencegah penyebaran. Erwinia Papaya Disebabkan oleh bakteri Erwinia Papaya. Mengakibatkan tanaman pepaya muda mengalami penguningan dan pembusukan pada bagian daun, jika dibiarkan tanaman akan mati. Indikasi : Gejala dapat dilihat pada bercak-bercak kebasahan pada tangkai daun. Pengendalian : Dapat dikendalikan dengan memotong dan membakar bagian tanaman yang terinfeksi. Bercak Cincin Disebabkan oleh Papaya Ringspot Virus (PVR). Menyebabkan daun yang berubah bentuk dan menjadi sempit serta mengakibatkan pertumbuhan tanaman pepaya terganggu dan buah yang dihasilkan berkurang. Indikasi : Pada buah terlihat cincin-cincin dan bercak-bercak, dan garis-garis hijau tua pada tangkai dan batang. Pengendalian : dapat dikendalikan dengan mengendalikan populasi serangga menggunakan insektisida, serta memusnahkan tanaman yang terserang untuk mencegah penyebaran. Disusun oleh : (Rina Anggraeni, S.TP / PPL BPP Kecamatan Bojong / DKPP Kabupaten Pekalongan)