Nitrogen (N) adalah unsur hara makro yang sangat penting bagi tanaman padi, berperan sebagai bahan pembentuk klorofil (zat hijau daun), protein, dan enzim. Kekurangan N dapat menghambat pertumbuhan dan menurunkan hasil panen secara signifikan.
Fungsi Utama Nitrogen (N) pada Padi
- Merangsang Pertumbuhan Vegetatif: Memacu pembentukan batang dan daun.
- Pembentukan Klorofil: Memberikan warna hijau pada daun dan penting untuk proses fotosintesis.
- Meningkatkan Anakan: Berperan dalam pembentukan jumlah tunas atau anakan produktif.
- Meningkatkan Jumlah Bulir/Gabah: Mempengaruhi kualitas dan kuantitas hasil panen.
Gejala Kekurangan Nitrogen (N) pada Tanaman Padi
Gejala kekurangan N biasanya muncul pertama kali pada daun tua (bagian bawah) dan secara bertahap menjalar ke daun muda, karena Nitrogen bersifat mobil (mudah dipindahkan) dari bagian tua ke bagian yang lebih muda untuk menunjang pertumbuhan.
Berikut adalah ciri-ciri utama kekurangan unsur hara N pada tanaman padi:
1. Perubahan Warna Daun (Klorosis)
- Daun Tua: Daun di bagian bawah (tua) berubah warna dari hijau normal menjadi hijau kekuningan atau hijau pucat (klorosis). Perubahan warna ini terjadi karena berkurangnya pembentukan klorofil.
- Seluruh Tanaman: Dalam kasus yang parah, seluruh lahan padi bisa tampak kekuningan.
- Daun Muda: Daun muda cenderung tetap hijau, tetapi ukurannya lebih kecil dan warnanya hijau muda pucat.
2. Pertumbuhan Terhambat
- Tanaman Kerdil: Pertumbuhan tanaman berjalan lambat, menyebabkan tanaman padi terlihat kerdil atau kecil.
- Batang dan Daun Kecil: Batang menjadi kurus dan pendek, sementara daun yang tumbuh ukurannya kecil, sempit, dan tegak.
- Jumlah Anakan Sedikit: Pembentukan anakan produktif berkurang drastis, yang secara langsung akan menurunkan potensi hasil panen.
3. Dampak Lanjut pada Hasil Panen
- Malai dan Gabah: Produksi malai (tempat gabah berkembang) menjadi sedikit dan jumlah bulir per malai berkurang.
- Kualitas Gabah Menurun: Gabah yang dihasilkan kurang terisi sempurna dan kualitasnya buruk.
- Pematangan Cepat: Buah (gabah) tumbuh kecil dan cenderung cepat masak atau menua sebelum waktunya.
4. Kerentanan
- Mudah Rebah (Lodging): Batang tanaman menjadi lemah dan kurang kokoh, sehingga tanaman padi mudah rebah saat tertiup angin kencang.
- Rentan Hama dan Penyakit: Daya tahan tanaman menjadi rendah, membuatnya lebih rentan terhadap serangan hama dan penyakit.
Cara Mengatasi Kekurangan N
Penanganan yang paling umum dan efektif untuk mengatasi kekurangan Nitrogen adalah dengan memberikan pupuk Nitrogen, seperti Urea, Amonium Sulfat (ZA), atau pupuk NPK dengan kadar N yang cukup, sesuai dengan dosis dan waktu aplikasi yang direkomendasikan untuk fase pertumbuhan padi (vegetatif dan primordia).