MENGENAL GEJALA PENYAKIT UTAMA DAUN PADI OLEH : ZULFAHMI.HS BLAS (Pyricularia grisea) Gejala khas pada daun yaitu bercak berbentuk belah Ketupat – lebar ditengah dan meruncing di kedua ujungnya. Blas dapat menginfeksi tanaman padi pada semua stadia pertumbuhan. Infeksi bisa terjadi juga pada ruas batang dan leher malai yang disebut blas leher (neck blast). Leher malai yang terinfeksi berubah menjadi kehitam-hitaman dan patah, mirip gejala beluk oleh penggerek. Apabila blas leher terjadi, hanya sedikit malai yang berisi atau bahkan hampa. Pemicu tingginya instensitas serangan penyakit blas antara lain pemupukan nitrogen dalam dosis tinggi dan cuaca lembab, khususnya bila lama pengembunan di permukaan daun lebih dari 7 jam menguntungkan bagi terjadinya infeksi. BLB/KRESEK (Xanthomonas campestris pv. Oryzae ) Gejala penyakit berupa bercak berwarna kuning sampai putih keabuan berawal dari terbentuknya garis lebam berair pada bagian tepi daun. Bercak bisa mulai dari salah satu atau kedua tepi yang rusak, dan berkembang hingga menutupi seluruh helaian daun. Pada varietas yang rentan, bercak bisa mencapai pangkal daun terus ke pelepah daun. Infeksi pada pembibitan menyebabkan bibit menjadi kering. Infeksi awal umumnya memulai pada stadia anakan maksimum, meskipun pada varietas yang sangat peka dapat dimulai pada fase vegetatif. BLS (Bacterial Leaf streak) Xantomonas campestris pv. Oryzicola Gejala yang timbul berupa bercak sempit berwarna hijau gelap yang lama-kelamaan berwarna kuning sejajar dengan tulang daun. Stadia tanaman yang paling rentan adalah dari fase anakan sampai stadia pematangan. Pada infeksi yang berat kehilangan hasil dapat mencapai 30%. BRS (Bacterial Red Stripe) Gejala awal berbentuk bulatan kecil atau elip, warna kuning merah atau kuning kecoklatan, bercak tersebut berkembang secara bertingkat. Ada stadia generatif bercak berkembang pada bagian daun yang lebih atas dan daun bendera berbentuk seperti meteor kadang-kadang gejala muncul pada pelepah daun, akan tetapi tidak dapat terlihat gejalanya. Perkembangan dari gejala sampai keujung sangat cepat, umumnya hanya membutuhkan waktu 14 hari.