Loading...

MENGENAL KAMBING UNGGUL BOERKA

MENGENAL KAMBING UNGGUL BOERKA
MENGENAL KAMBING UNGGUL BOERKA Koleksi ternak di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kepulauan Bangka Belitung seiring waktu dan kebutuhan pengkajian khususnya di bidang peternakan terus bertambah baik dari segi jumlah maupun jenisnya. Selain ternak sapi dan ayam merawang yang sudah lebih awal dikoleksi, pada tanggal 30 mei 2015 yang lalu, BPTP Kep. Bangka Belitung mendapat hibah sebanyak 11 ekor kambing jenis Boerka dari Loka Penelitian Kambing Potong Sei Putih Provinsi Sumatra Utara. ASAL USUL KAMBING BOERKA Kambing Boerka ini merupakan karya tim inventor dari Loka Peneltian Kambing Potong, Puslitbangnak, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementrian Pertanian. mereka adalah Simon P Ginting, Simon E Sinulingga, M Doloksaribu dan Aron Batubara.Persilangan antara Kambing Boer dan Kambing Lokal menghasilkan gabungan antara potensi reproduksi dengan kapasitas bobot tubuh, yang akhirnya disebut Kambing Boerka. Reproduksitivitas yang tinggi berasal dari Kambing Lokal (kambing kacang) sementara bobot tubuh dan laju pertumbuhan yang tinggi merupakan sifat yang diturunkan oleh Kambing Boer. Kambing Boerka sebagai hasil dari persilangan tersebut mewarisi sifat-sifat unggul kedua jenis kambing sebelumnya. KAMBING BOER Kambing Boer berasal dari Afrika Selatan dan telah menjadi ternak yang terregistrasi selama lebih dari 65 tahun. Kata "Boer" artinya petani. Kambing Boer merupakan satu-satunya kambing pedaging yang sesungguhnya, karena pertumbuhannya yang cepat. Kambing ini dapat mencapai berat dipasarkan 35 - 45 kg pada umur lima hingga enam bulan, dengan rataan pertambahan berat tubuh antara 0,02 - 0,04 kg per hari. Keragaman ini tergantung pada banyaknya susu dari induk dan ransum pakan sehari-harinya. Dibandingkan dengan kambing perah lokal, persentase daging pada karkas kambing Boer jauh lebih tinggi dan mencapai 40% - 50% dari berat tubuhnya (Shipley, 2005). Kambing Boer dilaporkan sebagai salah satu ternak ruminansia kecil yang paling tangguh di dunia. Kambing Boer mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dengan baik dengan semua jenis iklim, dari daerah panas kering di Namibia, Afrika dan Australia sampai daerah bersalju di Eropa (Barry dan Godke, 1991). Ciri-ciri kambing Boer yaitu sebagai berikut : bulu tubuhnya berwarna putih, bulu pada bagian leher berwarna gelap, tanduknya melengkung ke belakang, badan 8 kuat, gerakannya gesit, bentuk tubuhnya simetris dengan perdagingan yang dalam dan merata (American Boer Goat Association, 2001). Kambing Boer merupakan satu-satunya kambing tipe pedaging yang pertumbuhannya sangat cepat yaitu 0,2-0,4 kg per hari dan bobot tubuh pada umur 5-6 bulan dapat mencapai 35-45 kg dan siap untuk dipasarkan. Presentase daging pada karkas kambing Boer mencapai 40%--50% dari berat badannya (Ted dan Shipley, 2005). Bobot tubuh kambing Boer jantan umur 8 bulan dapat mencapai 64 kg, umur 12 bulan 92 kg, sedangkan pada saat dewasa bobot tubuhnya dapat mencapai sekitar 114-116 kg. Pertumbuhan kambing Boer dapat mencapai 250 g/hari (Barry dan Godke, 1991). KAMBING KACANG Kambing Kacang merupakan kambing lokal yang sudah beradaptasi dengan baik pada kondisi tropik basah. Kambing Kacang sangat prolifik, namun disisi lain kambing Kacang memiliki keterbatasan yaitu memiliki bobot tubuh yang relatif kecil. KAMBING BOERKA HASIL PERSILANGAN BOER DAN KACANG Loka Penelitian Kambing Potong Sei Putih telah melaksanakan program persilangan Kambing Boer dengan kambing Kacang. Persilangan kedua bangsa ini menghasilkan kambing Boerka dengan bobot tubuh yang lebih besar (dari lahir sampai umur 365 hari sebesar 29.27 sampai 76.28%) dibanding kambing lokal dan potensial untuk dikembangkan di Indonesia.Boerka dapat dipelihara dengan input sedang, dan dari pengamatan kondisi fisiologiknya melalui pengukuran suhu rektal, frekuensi pernafasan dan denyut jantung, kambing persilangan ini mampu beradaptasi dengan kondisi tropis basah pada daerah dataran rendah. Dengan keunggulan tersebut kambing persilangan ini berpotensi dikembangkan oleh peternak tradisional maupun komersial. KEUNGGULAN KAMBING BOERKA Jenis Kambing Boerka merupakan salah satu ternak kecil yang menjadi andalan berpotensi untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor yang menuntut spesifikasi bobot tubuh yang sulit dicapai oleh kambing lokal. Ya, Kambing Boerka memiliki kapasitas bobot tubuh yang menggiurkan karena dapat mencapai 35kg pada umur 1 tahun. Bandingkan dengan kambing kacang, penggemukan dalam waktu yang sama hanya menghasilkan bobot 13-15 kg per ekor dengan persentase karkas 45-50%.Tidak itu saja, reproduktivitas Kambing Boerka juga cukup tinggi, dengan jumlah anak per kelahiran 1,6-1,7 ekor per induk makin menambah peluang ekonomis dalam pengembangan. Kelebihan lainnya, jenis kambing ini mudah beradaptasi dengan kondisi iklim tropis-basah dindinesiaFakta itu makin menunjukkan bahwa penggemukan kambing dimasa mendatang, masih menjadi pilihan menarik bagi investor maupun peternak. pilihan itu tak lepas dari meningkatnya kebutuhan daging kambing untuk rumah makan,restoran,dan hewan kurban pada perayaan idul adha. Ditulis Oleh : Feriadi, S.P. (BPTP Kep. Babel)Sumber Bacaan : Loka Penelitian Kambing Potong Sei PutihSumber Gambar : Koleksi BPTP Kep. Bangka Belitung