Mengenal Lebih Dekat Penyakit Bisul Bakteri (Bakteri Pustul) Pada Tanaman Kedelai
Patogen: Xanthomonas campestris pv glycines bakteri pustul biasanya ditularkan melalui biji dan sisa-sisa tanaman.Bakteri tersebut masuk melalui lubang alami atau luka pada tanaman tersebut dan berkembang biak dalam ruang antar sel pada tanaman yang diserang,gejala yang ditimbulkan pada permukaan daun berupa bercak-bercak kecil dengan tengahnya terdapat tonjolan (pustul) seperti bisul yang berwarna pucat. Berbeda dengan bakteri hawar, bakteri pustul tidak memberi gejala adanya kebasahan gejala terlihat pada pertanaman kedele setengah umur (kurang lebih 40 hari setelah tanam). Serangan yang parah mengakibatkan gugurnya daun sebelum waktunya. akibat pengisian polong menjadi tidak sempurna. Pengendalian penyakit Bisul Bakteri (Bakteri Pustul): - pergiliran tanaman dengan tanaman yang bukan inangnya, - pilihiah varietas yang tahan terhadap hawar daun, sehat dan bebas patogen, - menimbun sisa-sisa tanaman dengan tempat sehingga mematikan daur hidupnya. sumber: Badan Pendidikan dan Latihan Pertanian. 1991. Budidaya dan Pengolahan Hasil Kedele. Jakarta: Departemen Pertanian