Loading...

Mengenal macam tanaman pelindung

Mengenal macam tanaman pelindung

Tanaman pelindung adalah jenis tanaman yang ditanam bersama tanaman utama untuk memberikan perlindungan dan manfaat ekologis. Ada beberapa macam tanaman pelindung dengan fungsi dan penjelasannya masing-masing.
Macam-macam tanaman pelindung pertanian

1. Tanaman naungan (pohon pelindung)
Tanaman ini berupa pohon yang ditanam untuk melindungi tanaman utama dari paparan sinar matahari berlebih, terutama untuk tanaman yang membutuhkan naungan seperti kakao, kopi, dan teh.
● Contoh:
○ Gamal (Gliricidia sepium): Sering digunakan sebagai pelindung untuk tanaman kopi.
○ Lamtoro (Leucaena leucocephala): Merupakan salah satu pohon pelindung yang serbaguna, terutama untuk tanaman kopi.
○ Jengkol (Archidendron pauciflorum): Digunakan sebagai tanaman pelindung pada budidaya kakao.
○ Pohon teh (Silver oak) dan Vilia robusta: Digunakan secara umum di perkebunan teh.

● Manfaat:
○ Pengurangan stres panas: Mencegah tanaman utama mengalami stres akibat suhu tinggi.
○ Efisiensi fotosintesis: Membantu tanaman berfotosintesis dengan lebih nyaman.
○ Konservasi tanah: Mengurangi penguapan air dari tanah dan mencegah erosi.
○ Penyedia unsur hara: Daun yang gugur menjadi bahan organik yang menyuburkan tanah.

2. Tanaman penutup tanah (cover crop)
Tanaman ini ditanam untuk menutupi permukaan tanah, sehingga melindunginya dari erosi dan mempertahankan kesehatan tanah secara keseluruhan.
● Contoh:
○ Tanaman kacang-kacangan (Legume cover crop atau LCC): Jenis tanaman penutup tanah yang paling umum digunakan untuk meningkatkan kondisi fisik dan kimia tanah.
○ Kacang babi (Canavalia ensiformis): Cepat tumbuh dan dapat menutupi tanah dengan efektif.
○ Kacang ruji (Pueraria javanica): Mampu mengikat nitrogen dari udara dan menyuburkan tanah.
● Manfaat:
○ Mengendalikan erosi: Mencegah lapisan tanah atas terkikis oleh air hujan dan angin.
○ Meningkatkan kesuburan tanah: Mengikat nitrogen dari udara dan menambah bahan organik ke tanah saat membusuk.
○ Menekan gulma: Pertumbuhan tanaman penutup yang rapat akan menekan pertumbuhan gulma.
○ Memperbaiki struktur tanah: Perakaran yang kuat mampu meningkatkan infiltrasi air dan aerasi tanah.

Manfaat umum tanaman pelindung pertanian
Secara umum, penerapan tanaman pelindung dalam sistem pertanian membawa berbagai keuntungan, di antaranya:
● Konservasi lingkungan: Mencegah erosi, menjaga kelembapan tanah, dan meningkatkan kesuburan tanah.
● Pengendalian hama terpadu: Meminimalkan penggunaan pestisida kimia dan mempromosikan metode alami.
● Peningkatan produktivitas: Tanaman utama tumbuh lebih optimal karena terlindungi dari stres lingkungan.
● Keuntungan tambahan: Beberapa tanaman pelindung, seperti pohon buah-buahan, dapat menghasilkan pendapatan sampingan.
● Perbaikan ekosistem: Menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.