Loading...

MENGENAL TANAMAN KEMUKUS

MENGENAL TANAMAN KEMUKUS
Tanaman Kemukus (Piper cubeba L.) adalah tanaman yang tergolong dalam genus Piper. Tanaman ini ditanam untuk diambil buah dan minyak atsirinya. Tanaman asli Indonesia ini banyak ditanam di Jawa dan Sumatera sehingga disebut juga lada jawa karena bentuknya yang mirip seperti lada. Kemukus tumbuh merambat dengan ketinggian mencapai ±15 meter. Buah kemukus umumnya dipanen sebelum masak yang kemudian dikeringkan. Kemukus sering dijual dalam bentuk buah kering yang masih memiliki tangkai, sehingga sering disebut merica berekor. Buah kemukus kering berwarna cokelat keabu abuan, berbau aromatis, mempunyai rasa pahit dan getir berminyak. Buahnya sering digunakan sebagai bumbu rempah dalam masakan, bahan obat tradisional/ jamu dan sumber minyak atsiri.Mengenai potensi kemukus sendiri sebenarnya cukup bagus untuk dikembangkan mengingat kebutuhan rempah-rempah untuk obat-obatan masih sangat dibutuhkan dalam kehidupan saat ini maupun masa yang akan datang. Walaupun kemukus hanya berbuah satu kali dalam satu tahun, namun apabila dikembangkan dengan baik tentu juga akan mempunyai prospek yang bagus bagi pendapatan petani. Kemukus dapat ditanam diantara tumbuh-tumbuhan lain. Hal tersebut dapat memberdayakan tanah pekarangan yang kurang dimanfaatkan. Adapun dari segi pemasaran kemukus mudah dijual pada pedagang pengepul hasil bumi, buah kemukus yang sudah kering juga dapat langsung dijual ke pasar tradisional. Harga buah kemukus basah pada tahun 2015 mencapai Rp. 35.000,00 dan harga kemukus kering mencapai Rp 60.000,00. Cara membudidayakan kemukus cukup mudah, sulur muda dari tumbuhan kemukus bisa langsung tumbuh bila ditanam disaat awal musim penghujan tiba. Berikut budidaya kemukus yang efektif:Bahan-bahan :? Plastik polybag.? Tanah yang sudah dicampur pupuk kandang.? Sulur muda kemukusCaranya :? Isi plastik polybag dengan tanah yang telah dicampur pupuk kandang. ? Ambil solor kemukus dengan cara dipotong.? Tanam solor kemukus dalam polibag yang telah berisi tanah lalu disiram..? Tutup dengan plastik dengan cara disungkup agar kelembaban udara terjaga untuk mempercepat pembentukan akar.? Setelah 15 hari sungkup dibuka.? Siram pada pagi dan sore hari, bila musim hujan tiba, bibit kemukus siap dipindah tanam di lahan. Sumber Pustakahttps://www.google.co.id/search?q=buah+kemukus&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjKy6b16OTdAhVMOI8KHYmZBOoQ_AUIDigB&biw=1366&bih=657#imgdii=ldhMDmzZcn7GcM:&imgrc=e21-yFtcQ18cpM:https://www.google.co.id/search?q=buah+kemukus&safe=strict&source=lnms&tbm=isch&sa=X&sqi=2&ved=0ahUKEwiq7rWu6-TdAhUS16wKHQ50AMUQ_AUIDigB&biw=1366&bih=657#imgdii=9rs-27eC2H-mnM:&imgrc=jkcDkAwzKwer4M:Irmayati, N. 2017. Konservasi dan Dokumentasi Plasma Nutfah Tanaman Rempah dan Obat di Rumah Kaca Pemuliaan Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat Bogor. Praktik Kerja Lapangan Fakultas Pertanian Universitas Jerderal Soedirman. Purwokerto.Ketaren, S. 1985. Pengantar Teknologi Minyak Atsiri. Balai Pustaka. Jakarta. Penulis: Supriyadi, S.PKP