Tanaman sirsak (Annona muricata L.) termasuk tanaman tahunan dengan sistematika sebagai berikut. Kingdom : Plantae Divisio : Spermatophyta Sub Divisio : Angiospermae Class : Dicotyledonae Ordo : Polycarpiceae Famili : Annonaceae Genus: Annona Species : Annona rnuricata L. Famili Annonaceae memiliki banyak jenis, selain tanaman buah juga tanaman hias, yaitu bunga Kenanga (Canangium odoratum Baill.), serta kerabat dekat sirsak yaitu Srikaya (A. squamosa L.), Nona (A. reticulata L.) B. MORFOLOGI TANAMAN SIRSAK 1. Daun Daun berbentuk bulat telur terbalik, berwama hijau muda sampai hijau tua, dengan tipe pertulangan brochododrome, ujung daun meruncing, pinggiran rata dan permukaan daun mengkilap. 2. Bunga Bunga tunggal (flos simplex) dalam satu bunga terdapat banyak putik sehingga dinamakan bunga berpistil majemuk. Bagian bunga tersusun secara hemicyclis, yaitu sebagian terdapat dalam lingkaran dan yang lain spiral atau terpencar. Mahkota bunga berjumlah 6 sepalum yang terdiri atas 2 lingkaran, bentuknya hampir segi tiga, tebal dan kaku, berwarna kuning keputih-putihan, dan setelah tua mekar, kemudian lepas dari dasar bunganya. Putik dan benang sari lebar dengan banyak karpel (bakal buah). Bunga keluar dari ketiak daun, cabang, ranting, atau pohon. Bunga umumnya sempurna (hennaphrodif), tetapi terkadang hanya bunga jantan atau bunga betina saja dalam satu pohon. Bunga melakukan penyerbukan silang, karena umumnya tepung sari matang lebih dahulu sebelum putiknya reseptif. 3. Buah Buah sejati berganda (agregat fruit) yakni buah yang berasal dari satu bunga dengan banyak bakal buah tetapi membentuk satu buah. Buah memiliki duri sisik halus. Apabila telah tua daging buah berwarna putih, lembek, dan berserat dengan banyak biji berwarna coklat kehitaman. 4. Biji Berwarna coklat agak kehitaman dan keras, berujung tumpul, permukaan halus mengkilat dengan ukuran panjang rata-rata 16,8 mm dan lebar 9,6 mm. Jumlah biji dalam satu buah bervariasi, berkisar antara 20 - 70 butir biji normal, sedangkan yang tidak normal berwarna putih atau putih kecoklatan dan tidak berisi. 5. Pohon Memiliki model Troll, ketinggian mencapai 8-10 meter, dan diameter batang 10- 30cm. Sumber : Ir. Juhaedi Radi, Sirsak Budidaya dan Pemanfaatannya, Bandung, 1996