Tikus Sawah (Rattus argentiventer) Tikus sawah mempunyai klasifikasi sebagai berikut Kelas Mammalia, Subkelas Theria, Infra Kelas Eutheria, Ordo Rodentia, Subordo Mymorpha, Famili Muridae,dan Subfamili Murinae, Genus Rattus, Spesies R. argentiventer(CPC 2002).Tikus sawah mempunyai ciri morfologi yaitu tekstur rambut agak kasar, bentuk hidung kerucut, bentuk badan silindris, warna badan dorsal coklat kelabu kehitaman,warna badan ventral kelabu pucat atau putih kotor, warna ekor ventral coklat gelap, bobot badan 70-300 g, panjang badan 130-210 mm, panjang ekor 110-160 mm, panjang secara keseluruhan dari kepala sampai ekor 240-370 mm, lebar daun telinga 19-22 mm, panjang telapak kaki belakang 32-39 mm, lebar sepasang gigi seri pengerat pada rahang atas 3 mm, formula puting susu 3 + 3 pasang (Priyambodo 2003). Rincian Penerapan Teknologi KhasTikus merupakan hama yang cukup sulit dikendalikan metoda pengendalian hama tikus dengan cara dicor menggunakan lumpur pada lubang bagian atas pada pematang tempat berkembang biaknya dapat mengendalikan dengan efektip.selain tikus induknya, anaknya juga dapat dikendalikan.selain itu lubang yang terbuka akibat tikus yang ada di pematang secara tidak langsung dapat tertutup dengan lumpur yang lama-kelamaan akan kering dan kembali menjadi tanah. Manfaat / KeuntunganDapat mengendalikan hama tikus dengan efektip dan efisien pada lahan sawah karena tidak memerlukan biaya ,selain itu cara ini juga dapat menambal pematang-pematang sawah yang tadinya rusak akibat dijadikan sarang oleh tikus. (Akan kembali tertutup oleh lumpur) Cara Pengendalian Ambil lumpur yang sudah terlarut air dengan kondisi encer Masukan lumpur kedalam lubang tikus yang berada pada bagian atas pematang sawah Pastikan lubang pelarian ataupun lubang untuk mencari makan pada lubang tikus yang berada pada bagian bawah pematang dengan tanah yang agak keras,supaya tikus yang ada didalam tidak lari. Masukan lumpur kedalam lubang tikus sebanyak mungkin sampai penuh Siapkan pemukul apabila ada tikus yang keluar segera pukul supaya tidak pergi jauh.karena beberapa tikus pasti akan keluar karena tergenang oleh lumpur dan akan kehabisan udara,Begitu juga anaknya akan mati terendam lumpur Dadang Kustiawan / Banjaran “ SELAMAT MENCOBA”