Loading...

MENGETAHUI MANFAAT DAN GEJALAH KEKURANGAN UNSUR HARA PADA TANAMAN JAGUNG

MENGETAHUI MANFAAT DAN GEJALAH KEKURANGAN UNSUR HARA PADA TANAMAN JAGUNG
Tanaman dapat tumbuh dan berproduksi optimal jika ketersedian hara terpenuhi apalagi pada masa-masa pertumbuhan. Pertumbuhan tanaman tidak hanya ditentukan oleh factor dalam (internal), tetapi juga ditentukan oleh faktor luar (eksternal). Salah satu faktor eksternal adalah unsur hara esensial. Unsur hara esensial adalah unsur-unsur yang dibutuhkan bagi pertumbuhan tanaman. Apabila unsur tersebut tidak tersedia bagi tanaman, maka tanaman akan menunjukkan gejala kekurangan unsur tersebut dan pertumbuhan tanaman akan terganggu. Berdasarkan jumlah yang diperlukan, kita mengenal unsur hara makro dan mikro. Unsur hara makro diperlukan bagi tanaman dalam jumlah yang lebih besar (0,5-3% berat tubuh tanaman). Sedangkan unsur hara mikro diperlukan oleh tanaman dalam jumlah yang relatif kecil (beberapa ppm/ part per-million dari berat keringnya). Menurut para ahli jumlah unsur hara dipermukan bumi berjumlah 105 unsur, yang terdiri dari unsur hara makro dan unsur hara mikro, dari sekian banyakya jenis unsur hara ternyata hanya 16 unsur yang mutlak dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhan dan berproduksi, yaitu unsur hara makro terdiri dari : N, P, K, C, H, O, S, Ca, dan Mg, dan untuk unsur hara mikro adalah Fe, B, Mn, Cu, Zn, Mo, dan Cl, dan dari 16 unsur tersebut, unsur N, P, dan K-lah yang diperlukan tanaman dalam jumlah yang besar. Tingkat kesuburan tanah berbeda-beda antara lokasi sehingg dosis dan jenis unsur hara/pupuk yang dibutuhkanpun berbeda, untuk mengetahui kebutuhan pupuk masing-masing lokasi disarankan untuk melakukan uji tanah terlebih dahulu guna mengetahui ketersedian/kandungan Unsur hara dalam tanah. Kegiatan pengujian dapat dilakukan salah satunya bisa menggunakan PUTK (Perangkat Uji Tanah Kering) sehingg diketahui kebutuhan Unsur hara dalam tanah, dosis pemupukan, dan jenis pupuk yang digunakan serta waktu yang tepat dalam melaksanakan kegiatan pemupukan. Kegiatan pemupukan merupakan salah kegiatan penting dan harus dilaksanakan karena merupakan factor penentu sebuah keberhasilan dalam usaha tani terutama pada tanaman jagung. Pemberian pupuk baik pupuk organic bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hara dalam tanah yang dibutuhkan oleh tanaman, seperti pemenuhan unsur hara N, P, K dan lainnya. Unsur tersebut memiliki manfaat, fungsi yang berbeda-beda sebagai berikut: Unsur N (Nitrogen) N berfungsi untuk menyusun asam amino (protein), asam nukleat, nukleotida, dan klorofil pada tanaman, sehingga dengan adanya N, tanaman akan merasakan manfaat sebagai berikut: Membuat tanaman lebih hijau Mempercepat pertumbuhan tanaman (tinggi, jumlah anakan, jumlah cabang) Menambah kandungan protein hasil panen. Unsur hara N dibutuhkan tanaman dalam jumlah paling banyak sehingga disebut unsur hara makro primer. Umumnya unsur Nitrogen menyusun 1-5% dari berat tubuh tanaman, Unsur N diserap oleh tanaman dalam bentuk ion amonium (NH4+) atau ion nitrat (NO3-). Sumber unsur N dapat diperoleh dari bahan organik, mineral tanah, maupun penambahan dari pupuk organik. Gejalah Kekurangan Hara N: Daun berwarna kuning pada ujung daun dan melebar menuju lintang daun, warna daun kuning membentuk huruf v, gejala nampak pda daun bagian bawah. Unsur P (Phosphor) Unsur P juga merupakan salah satu unsur hara makro primer sehingga diperlukan tanaman dalam jumlah banyak untuk tumbuh dan berproduksi. Tanaman mengambil unsur P dari dalam tanah dalam bentuk ion H2PO4-. Konsentrasi unsur P dalam tanaman berkisar antara 0,1-0,5% lebih rendah daripada unsur N dan K. Unsur P berfungsi sebagai penyimpan dan transfer energi untuk seluruh aktivitas metabolisme tanaman, sehingga dengan adanya unsur P maka tanaman akan merasakan manfaat sebagai berikut: Memacu pertumbuhan akar dan membentuk sistem perakaran yang baik Menggiatkan pertumbuhan jaringan tanaman yang membentuk titik tumbuh tanaman Memacu pembentukan bunga dan pematangan buah/biji, sehingga mempercepat masa panen Memperbesar persentase terbentuknya bunga menjadi buah Menyusun dan menstabilkan dinding sel, sehingga menambah daya tahan tanaman terhadap serangan hama penyakit. Gejalah kekurangan hara P : Pinggir daun berwarna ungu kemerahan, mulai dari ujung hingga panggal daun, gejalah Nampak pada daun bagian bawah Unsur K (Kalium) Pada masa pertumbuhan tanaman, unsur K merupakan salah satu unsur hara makro primer yang diperlukan tanaman dalam jumlah banyak juga, selain unsur N dan P. Unsur K diserap tanaman dari dalam tanah dalam bentuk ion K+. Kandungan unsur K pada jaringan tanaman sekitar 0,5 - 6% dari berat kering. Manfaat unsur K bagi tanaman adalah : Sebagai aktivator enzim. Sekitar 80 jenis enzim yang aktivasinya memerlukan unsur K. Membantu penyerapan air dan unsur hara dari tanah oleh tanaman Membantu transportasi hasil asimilasi dari daun ke jaringan tanaman. Gejalah Kekurangan Hara K: Daun berwarnah kuning ,bagian pinggir berwarna coklat seperti terbakar. Tulang daun tetap hijau, warna daun hkuning membentuk huruf V, gejalah Nampak pada daun bagian bawah. Sumber : Dari berbagai Sumber Penyusun : Mawayanti Nas (Penyuluh BPTP Sulbar)