Mengetahui Tahap Kelima Pasca Panen Tanaman Kedelai:Penyimpanan
untuk penyimpanan biji kedelai dapat dilakukan dalam kondisi udara bebas dan rapat udara. Penyimpanan pada kondisi udara bebeas bersifat sementara utnuk menunggu harga jual cukup baik. Sedangkan penyimpanan pada kondisi kedap udara dimaksudkan utnuk tujuan jangka waktu cukup lama, missal penyimpanan benih. hal yang penting diperhatikan sewaktu penyimpanan biji kedelai adalah: - tempat penyimpanan harus bebas dari serangan hama tikus, hama bubuk, dan lain-lain, - selama penyimpanan dilakukan penjemuran secara periodic setiap ± 3 bulan sekali untuk menjaga kadar biji tetap rendah ± 14%. Penyimpanan biji dalam wadah kedap udara sebaiknya kadar air biji berjisar antara 11% - 12%. - Biji kedele yang akan disimpan hendaknya memiliki kadar air antara 9-14%. Biji Kedele yang memiliki kadar air lebih rendah dari 9% akan menmiliki daya simpan lebih lama. - Khusus untuk biji kedele yang hendak dijadikan benih, kadar airnya harus< 9% Calon- benih dapat.pula dicampur dengan abu jerami, ditutup dalam kaleng dan setiap bulan dijemur kembali. Dengan cara ini dapat disimpan lebih dari 4 bulan. Penanganan pascapanen kedelai manis (kedelai rebus) dalam bentuk brangkas seusia panen ataupun berupa polong-polong, harus segera di seleksi dan di klasifikasikan berdasarkan ukuran polong yang sama (seragam). Untuk mempertahankan kesegaran polong, maka pewadahan dikemas dalam wadah (container) yang praktis, kemudian disimpan di ruangan bersuhu dingan (cild storage). sumber: Badan Pendidikan dan Latihan Pertanian. 1991. Budidaya dan Pengolahan Hasil Kedele. Jakarta: Departemen Pertanian Rukmana Rahmat. Yuyun Y.2009.Kedelai:Budidaya dan Pascapanen. Yogyakarta:Kanisius