KOPI Adalah salah satu jenis tanaman perkebunan yang banyak di budidayakan petani di Negara kita Indonesia,baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi, karena tanaman kopi bisa tumbuh baik mulai dari ketinggian 40 m dpl sampai 2000 m dpl.( tergantung dari jenis kopinya ), Dan salah satu jenis tanaman kopi yang dibudidayakan petani kita adalah Kopi Robusta, jenis kopi ini tumbuh baik pada ketinggian 40 m dpl sampai 900 m dpl. Sebetulnya jenis kopi ini bisa tumbuh baik juga pada ketinggian diatas 900 m dpl. Hanya saja masa panen nya agak mundur, bisa 1 - 2 bulan mundurnya dibandingkan dengan yang ditanam dibawah ketinggian 900 m dpl. Pada saat ini mayoritas petani kita masih membudidayakan kopi robusta yang jenis local, yaitu pohonnya yang tinggi ( bisa 5 m - 7 m ) sehingga pada waktu petik / panen mesti ada saja kejadian petani jatuh dari pohon kopi waktu panen dan produksinya pun hanya berkisar 150 kg - 250 kg / Ha. Dan untuk meningkatkan produksi kopi robusta tadi kita bisa melakukannya dengan cara sambungan / menyambung, yaitu dengan cara menggabungkan dua jenis tanaman kopi robusta, yang jenis kopi local sebagai batang bawah ( karena perakarannya kuat sehingga tidak mudah roboh ) dan jenis atau Klon kopi unggul ( seperti klon BP 42, BP 358, BP 534, tunggul sari dll. ) sebagai batang atas.yang produksinya tinggi. Adapun cara menyambung tanaman kopi robusta adalah sebagai berikut : Untuk jenis tanaman local yang tua dan sudah tidak produktif ini bisa kita lakukan peremajaan kembali yaitu : setelah panen ( sekitar awal bulan Agustus ) pohon kopi kita potong setinggi 1 m – 1,5 m atau setinggi orang normal. Nah batang inilah nanti Nya yang akan jadi batang bawah, setelah dipotong kita biarkan beberapa bulan dan nantinya akan tumbuh beberapa tunas baru pada batang yang sudah dipotong tadi. Setelah bulan Nopember sampai Desember tunas tadi sudah bisa untuk dilakukan penyambungan, kalau dalam satu batang yang dipotong tadi ada beberapa tunas yang tumbuh , maka kita pilih salah satu saja tunas yang bagus untuk disambung,.Langkah – langkah penyambungan : setelah kita pilih tunas yang bagus , kita potong pucuk tunas tadi dan kita sayat tengahnya sedalam 0,5 cm, setelah itu ambil batang atas ( Entres ) dari jenis / klon unggul tadi, kita ambil satu ruas dari cabang nya , dipotong sekitar 2 cm lalu diruncingkan dan dimasukkan kedalam sayatan tunas tadi, setelah itu sambungan tadi di ikat dengan tali rafia atau tali lainya .tujuannya adalah agar sambungan tadi ( batang bawah dan batang atas ) tetap melekat. Setelah itu sambungan tadi dibungkus dengan plastic kecil ( bungkus es lilin ) untuk mencegah udara dan air masuk ke sambungan tadi. Setelah beberapa bulan ( sekitar bulan Maret sampai April ) sambungan kita lihat, kalau sudah tumbuah tunas baru pada batang atas nya maka plastiknya kita buka supaya pertumbuhannya normal. Dan langkah selanjutnya tinggal perawatan / pemeliharaan tanaman tadi seperti memupuk, pencegahan hama dan penyakit , pemberian pohon naungan dan lain lain sampai tanaman tadi berbuah. Dari hasil sambungan tadi dengan perawatan yang optimal , hasil produksi kopi bisa meningkat sampai 3 – 4 kali lipat , atau berkisar 700 kg - 1000 kg / Ha. Dengan adanya peningkatan produksi tadi maka pendapatan petani juga akan bertambah dan kesejahteraan petanipun juga ada peningkatan. Sumber : 1 . Pengalaman Demplot di kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo 2 . Ahmad Riyadi (THL-TBPP Kabupaten Probolinggo)