Loading...

Menyiapkan Bibit Karet

Menyiapkan Bibit Karet
Pengadaan Biji untuk Batang Bawah ¢ Benih untuk batang bawah berasal dari klon-klon anjuran untuk batang bawah seperti: GT 1, PR 300, PR 228, AVROS 2037 dan LCB 1320. Biji diambil dari areal kebun yang berumur lebih dari 10 tahun. ¢ Kebun biji harus bebas dari gulma, pembersihannya dapat dilakukan dengan cara kimiawi atau manual satu bulan sebelum biji berjatuhan. ¢ Harus dilakukan pembersihan biji yang ada di areal kebun dua hari sebelum pengambilan biji. Rotasi pengumpulan biji pada satu areal paling lambat 2 hari sekali. ¢ Pengujian kesegaran biji secara acak, yaitu diambil 100 butir biji karet dari satu karung goni, kemudian dipecah dengan palu atau batu untuk dinilai kesegarannya. Apabila belahan biji karet masih putih murni sampai kekuning-kuningan dinilai baik, apabila berwarna kekuning-kuningan berminyak, kuning kecoklatan sampai hitam atau keriput dinilai jelek. Nilai kesegaran yang baik antara 70-90%. ¢ Metode pemilihan biji karet dengan cara: - Biji dilentingkan/dijatuhkan dari ketinggian 70-100 cm pada kotak kayu berukuran 40 cm x 40 cm x40 cm. Apabila biji melenting keluar melewati dinding kotak, dinilai biji tersebut baik; atau - Biji dipantulkan di atas lantai semen, jika memantul maka biji baik. - Merendam biji di dalam air, apabila 2/3 bagian biji terendam, maka biji karet tersebut masih baik. Bedeng Pengecambahan ¢ Membuat bedeng pengecambahan untuk tempat pengecambahan biji karet. ¢ Tanah untuk dasar pengecambahan bebas dari gulma, batu-batuan, gumpalan tanah dan sisa-sisa akar. ¢ Tepi bedengan diperkuat dengan papan atau bambu, kemudian dihampar¬kan merata pasir sungai setebal 5 cm. ¢ Ukuran bedengan: lebar 1,20 m dan panjang 5 m ter¬gantung keadaan tempat. ¢ Arah bedengan memanjang Utara - Selatan, diberi naungan dari daun alang-alang atau rumbia. Tinggi tiang sebelah Timur 1,2 m dan sebelah Barat 0,90 m. ¢ Dekat dengan sumber air untuk memudahkan penyiraman. Pengecambahan ¢ Biji yang baru diterima harus segera dikecambahkan. ¢ Biji dibenam pada bedengan dengan bagian muka menghadap ke bawah dan punggungnya terlihat dipermukaan. ¢ Jarak antara biji ± 1 cm, sehingga 1 m² bedengan memuat ± 1000 butir. ¢ Penyiraman dengan rotasi minimal 2 kali sehari guna menjaga kelem¬baban. ¢ Biji mulai berkecambah pada hari kelima, kemudian dipindahkan ke pembibitan lapangan. Biji yang berkecambah setelah hari ke 15 tidak dipakai (dibuang). Biji kecambah pada saat akar dalam stadia kaki cicak (bintang) atau stadia pancing segera dipindahkan ke pembibit¬an lapangan, jangan sampai keluar daun kepelnya. Sumber: Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian. 2008. Teknologi Budidaya Karet.