Loading...

Merakit Bisnis Buah Naga

Merakit Bisnis Buah Naga
Buah naga atau dragon fruit memang belum lama dikenal, dibudidayakan, dan diusahakan di Indonesia. Tanaman dengan buahnya berwarna merah dan bersisik hijau ini merupakan pendatang baru bagi dunia pertanian di Indonesia dan merupakan salah satu peluang usaha yang menjanjikan dan pengembangan tanaman buah naga sangat bagus dibudidayakan didaerah tropis seperti di Indonesia. KHASIAT BUAH NAGA Buah naga mempunyai khasiat yang bermanfaat bagi kesehatan manusia diantaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pencegah kanker usus, mengurangi kolesterol, pencegah pendarahan dan mengobati keluhan keputihan.Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandungi protein yang mampu meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung; serat (mencegah kanker usus, kencing manis dan diet); karotin (kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah masuknya penyakit), kalsium (menguatkan tulang). Buah naga juga mengandungi zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 (mencegah demam badan); vitamin B2 (menambah selera); vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat). Berikut ini kandungan nutrisi lengkap buah naga : Kadar Gula 13-18 briks, Air 90 %, Karbohidrat 11,5 g, Asam 0,139 g Protein 0,53 g, Serat 0,71 g, Kalsium 134,5 mg, Fosfor 8,7 mg, Magnesium 60,4 mg, Vitamin C 9,4 mg Syarat Bibit Buah Naga Bibit buah naga adalah faktor utama agar budidaya buah naga dapat berhasil atau meraup untung,Jika langkah awal dalam memilih bibit salah,sudah pasti,bukannya untung yang di dapat,malahan anda dapat gulung tikar.Maka dari itu and harus cermat dan teliti dalam memilih bibit buah naga yang dijual dipasaran. Syarat bibit buah naga yang baik,yang paling penting adalah dari indukan yang berkualitas baik yaitu indukan yang sudah tua yang berwarna hijau tua keabuan,pilihlah bibit buah naga yang sudah pernah berbuah dan memiliki buah yang besar (jika anda memilih bibit dari yang belum berbuah,resikonya sangat tinggi sekali dan hasilnya sangat tidak memuaskan),batang yang sehat, dan tidak cacat atau kerdil. Di utamakan pilih buah naga yang di tanam dalam polibag dan telah berakar dan bertunas (minimal 30 cm),biasanya bibit dengan ukuran 30 cm atau berumur sekitar 2-3 bulan. Ketika bibit buah naga dalam polibag sudah bertunas dan berakar (2-3 bulan), bibit buah naga siap untuk di tanam,Bibit buah naga yang sudah berakar dan bertunas tersebut dapat anda cabut perlahan dari polibag, kemudian siap di tanam. Pengolahan Tanah Pengolahan tanah adalah faktor penting yang harus diperhatikan agar tanaman buah naga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Perakaran buah naga memerlukan tanah yang gembur karena perakarannya merayap dipermukaan tanah, apabila tanah terlalu keras atau liat, akar tidak bisa tumbuh baik pada tanah. Sebelum digemburkan sebaiknya tanah dibersihkan dari gulma dan rerumputan untuk menghindari penyakit. Setelah itu tanah digemburkan dengan mencangkul sedalam satu cangkulan dengan dibolak-balik. Setelah itu dibuat lubang-lubang tanam sesuai dengan cara tanamnya apakah menggunakan system panjatan tunggal atau sistem kelompok. Pada sistem panjatan tunggal pengolahan tanah hanya dilakukan disekitar lubang tanam saja, berbeda dengan sistem kelompok pengolahan tanah dilakukan pada seluruh alur barisan tempat penanaman. Media tanam untuk panjatan tunggal menggunakan campuran tanah galian diberi pasir sekitar 5 kg, bubuk bata merah 5 kg, pupuk kandang kering 10 kg dan dolomit 300 g kemudian dicampur sampai merata. Pada model sistem tanam berkelompok untuk setiap alur sepanjang 4 m media tanamnya yaitu pasir 8 kg, pupuk kandang 20 kg dan bisa ditambahkan bubuk bata merah sebanyak 10 kg apabila tanah terlalu porous. Jika tidak menggunakan bubuk bata merah , jumlah pupuk kandang ditambahkan 10 kg lagi jadi total 30 kg. Ditambah dolomit yang mengandung magnesium sebanyak 600 g. Bahan-bahan tersebut dicampur merata pada tanah galian. Setelah penyiapan media tanam selesai kemudian disiram dan biarkan terkena matahari sampai kering. Pengeringan ini bertujuan agar tanah terbebas dari racun dan penguapan lain. MODEL PANJATAN TANAMAN BUAH NAGA Tiang Panjatan Bentuk Tunggal Tiang panjatan bentuk tunggal bisa menggunakan beton dan panjatan hidup/batang tanaman yang hidup. Kedua jenis panjatan ini digunakan untuk menopang sebanyak empat tanaman yang berproduksi dengan produktivitas rata-rata 3 kg per tanaman. Panjatan yang umum digunakan adalah panjatan tiang beton segi empat berukuran 10 cm x 10 cm dengan tinggi 2 – 2,5 m, bentuk lain dibuat bulat ataupun segitiga. Penggunaan tiang beton lebih baik karena kuat dan tahan lama menahan beratnya tanaman. Bisa Juga menggunakan kayu Ulin kemudian bagian atas diberi ban motor yang sudah tidak digunakan. DItulis oleh Oktavius joan PPL Kac. Laham Kab. Mahulu