Loading...

MEWASPADAI SERANGAN OPT PASCA BANJIR

MEWASPADAI SERANGAN OPT PASCA BANJIR
Kecamatan kelua berada di wilayah selatan Kabupaten Tabalong merupakan wilayah penghasil beras, lahan persawahan lebak dan tadah hujan. Berada pada dataran terendah di Kabupaten tabalong menjadikan wilayah selatan sebagai limpahan air dari hulu. Sejak awal tahun 2023 hingga akhir April terjadi tiga kali luapan sungai tabalong hingga memasuki persawahan, selain menyebabkan kerusakan pada tanaman padi banjir juga mengakibatkan dampak susulan berupa serangan hama dan penyakit. Wilayah kerja WKPP Binturu meliputi tiga desa yaitu Desa Binturu, Takulat dan Sei buluh, tercatat ada beberapa titik rawan banjir dan berpotensi mengalami kerusakan pada saat banjir datang, titik rawan banjir tersebut berada di Desa Sei buluh tepatnya pada rt 1,2 dan 3 poktan Damang praji, bina bersama, cabang bersama serta polan tani, poktan yang paling terdampak adalah poktan bina bersama sebagai titik terdalam sawah desa Sei buluh. Selain desa sei buluh, desa Takulat juga merupakan wilayah langganan banjir dengan titik terdalam berada pada rt 04 poktan Usaha bersama. Setelah padi yang mengalami kebanjiran akan menurun daya tahannya dan akan menjadi sasaran hama dan penyakit, adapun hama dan penyakit yang biasa menyerang adalah, wereng, ulat gerayak, ulat penggulung daun, keong mas serta kresek. Serangan ini akan berdampak lebih parah apabila sebagian tanaman padi sudah mulai dipanen, hama dan penyakit akan tekonsentrasi pada padi yg masih hijau. Sebagai langkah pencegahan, pada saat curah hujan tinggi petugas setempat yakni PPL, PPS, serta petugas POPT rutin memantau tanaman padi yang mengalami banjir dan pasca banjir. Pemantauan meliputi umur tanaman, varietas serta jenis hama yg menyerang. Penyuluhan pada petani lebih intens dilaksanakan kepada petani terdampak banjir mengenai pengenalan hama penyakit, pencegahan serta pengendalian. Demikian kegiatan petugas di WKPP Binturu, sebagai upaya menekan kehilangan hasil panen akiibat OPT maupun Dampak perubahan iklim. Penulis PPL WKPP Binturu Reky simamora