1. Apa Itu Mikroelemen ?
Mikroelemen (Unsur Hara Mikro) adalah unsur hara yang dibutuhkan tanaman padi dalam jumlah yang sangat kecil, namun perannya mutlak untuk proses metabolisme dan pertahanan diri tanaman.
|
Mikroelemen Kunci |
Peran Utama dalam Ketahanan |
|
Silika (Si) |
Membentuk lapisan keras di permukaan daun dan batang, mencegah penetrasi jamur dan insekta. |
|
Seng (Zn) |
Penting dalam sintesis auksin (hormon tumbuh) dan meningkatkan toleransi terhadap keracunan. |
|
Tembaga (Cu) |
Komponen enzim yang penting untuk pertahanan diri (oksidasi) dan pembentukan lignin (penguat dinding sel). |
|
Mangan (Mn) |
Berperan dalam proses fotosintesis dan mengaktifkan enzim yang memproduksi senyawa anti-penyakit. |
ü Penguatan Dinding Sel: Unsur seperti Silika (Si) diserap dan diendapkan di bawah kutikula (lapisan lilin) daun. Lapisan ini seperti "tameng" yang menyulitkan spora jamur penyebab penyakit (seperti Blas dan Hawar Daun) untuk masuk ke dalam jaringan tanaman.
ü Produksi Senyawa Anti-Penyerangan: Tembaga (Cu) dan Mangan (Mn) mengaktifkan enzim yang memproduksi senyawa fenolik. Senyawa ini bersifat racun bagi patogen yang mencoba menyerang tanaman.
ü Mempercepat Penyembuhan: Mikroelemen membantu tanaman merespons serangan penyakit lebih cepat, sehingga infeksi tidak menyebar luas.
Jika padi kekurangan mikroelemen, dampaknya adalah:
ü Padi Lemah: Dinding sel rapuh, membuat batang mudah ditembus jamur penyebab Busuk Batang.
ü Sangat Rentan Penyakit: Ketahanan terhadap penyakit utama seperti Blas dan Hawar Daun Bakteri (HDB) menurun drastis.
ü Keracunan Mudah Terjadi: Padi yang kekurangan Seng (Zn) akan lebih rentan terhadap keracunan besi (Fe) yang sering terjadi di sawah tergenang.