Di Kecamatan Pecalungan juga, daun cengkeh dulu hanya berjatuhan tanpa ada orang yang menggambil,hingga lambat laun membusuk dan jadi pupuk pohon cengkeh ditempat tersebut.tapi sekarang sudah banyak pabrik penyulingan daun cengkeh,sehingga hampir jarang dibawah pohon cengkeh masih terdapat daun- daun.malah bisa dibilang bersihnya tidak kalah dengan halaman rumah.Memang harga daun cengkeh terpaut jauh dengan cengkehnya.kira kira hanya 2%-7% nya saja.namun hal ini tidak menjadi soal karena berapapun harganya,daun cengkeh sekarang sudah mempunyai nilai rupiah.yang pasti juga daun cengkeh mempunyai harga yang konstan beda halnya dengan biji cengkeh yang menuruti kebutuhan pasar(naik-turun).Umumnya kalau didaerah pegunungan atau khususnya didaerah ngrayun ini para ibu-ibu rumah tanggalah yang memanfaatkan kesempatan ini.disela-sela mengurus anak dan segala kegiatan rutinitas keluarga,mereka memanfaatkan waktu luangnya untuk nengumpulkan daun cengkeh tersebut,bahkan ada juga yang menjadikan sebagai perkerjaan tetapnya.Dalam hal ini,boleh dikatakan melakukan pekerjaan tersebut sangat mudah bahkan anak-anak kecil saja bisa melakukanya.ketika ikut orang tuanya.yang dibutuhkan hanya ketlatenan.Kalau dulu meraka bisa mengambil daun-daun disemua tempat,tapi sekarang hanya pemilik pohon cengkeh atau memang dapat ijin dari yang punya pohon yang bisa diambil daunya."Hanya daun yang sudah kering dan jatuh" CARA MENGUMPULKAN DAUN CENGKEH Proses ini sebenarnya banyak cara,hanya menyesuaikan dengan kenyamanan mereka.yang paling umum dilakukan adalah;cara mengumpulkan daun cengkeh ¤¤ memakai tangan dan karung/keranjangMelakukanya sederhana yaitu memungut daun cengkeh banyaknya sesuai kemampuan tangan dan dimasukkan keranjang sebagai pengumpul pertama.setelah penuh dimasukkan karung.Kemudahan proses ini adalah setelah kita masukkan karung semua daun sudah bersih dari daun-daun(siap jual). ¤¤ dengan kawat tombak Maksudnya disini menggunakan tuas kawat(biasanya bekas payung/jeruji sepeda).yang diruncingkan dan diberi pegangan.caranya ujung kawat diarahkan kedaun daun yang diambil sampai kawat tersebut penuh lalu dimasukkan karung.Proses ini keuntunganya sama dengan yang pertama yaitu langsung bersih.biasanya dilakukan pada musim hujan karena menghindari penyakit dan rasa risih karena basah.mengumpulkan daun cengkeh dengan sapu ¤¤ menggunakan sapu lidiSama seperti membersihkan halaman,daun dikumpulkan dan dimasukkan karung.Cara ini biasanya dilakukan agar proses cepat dan nantinya untuk membersihkan bisa dilakukan dirumah sambil melakukan aktifitas lain.cara ini kerjanya 2x,dilakukan karena cuaca akan hujan atau memang lebih suka diselesaikan dirumah. ¤¤ campuranRata rata melakukan hal tersebut adalah dengan menggabungkan semua cara.karena terbiasa cara apapun hasilnya tetap sama yaitu mengumpulkan daun dengan bersih dan efisien. PROSES MENJUAL DAUN Biasanya sebelum menjual dikumpulkan dulu sampai beberapa karung.karena terlalu banyak waktu jika langsung dijual apalagi kalau tempat menjualnya agak jauh.Yang berbeda dari cara menjualnya adalah tidak menjual kepasar seperti hasil bumi lainya tapi langsung ke pabrik penyulingan atau pengumpul daun cengkeh kering.Ada juga yang biasa keliling rumah kerumah langsung mengambilnya tapi harga ya pasti beda. Langsung pengenalan proses penyulingan minyak cengkeh.Sebagai masyarakat ngrayun atau daerah yang ditumbuhi banyak pohon cengkeh tentu tidak asing dengan minyak cengkeh.kali ini pembahasan akan berlanjut pada langkah-langkah menghasilkan minyak dari daun cengkeh dengan cara penyulingan. PENYIAPAN PABRIK(KETEL)penyulingan minyak cengkeh Seperti menyiapkan bisnis pada umumnya,modal adalah kesiapan utama selain niat.Yang pertama dilakukan yaitu penyiapan lahan.lebih mudah lahan yang posisi miring dan punya akses jalan yang besar.Ini diperlukan untuk penaruhan panci(dandang).akan menyita banyak waktu pengisian dandhang jika posisi terlalu tinggi.Pembuatan pabrik/ketel ini hampir sama dengan dapur tradisional,hanya bentuknya lebih besar agar bisa muat sampai kwittal bahkan ton sesuai kebutuhan produksi.dalam hal ini dandhang tersebut terbagi menjadi 2 bagian(atas dan bawah)dengan pemisah plat besi yang diberi lobang-lobang kecil.pada bagian bawah ini volumenya 15% dari total besar dandhang,dimaksudkan untuk menaruh air,selebih dipakai untuk menaruh daun.Selanjutnya pada bagian penutup dandhang diberi lobang yang di hubungkan melewati tampungan air sebagai pendingin uap nya sekaligus sebagai penampungan persediaan air pengisian dandhang agar cepat mendidih karena sudah panas ditampungan,saat pengisian berkala(rata-rata2-3jam sekali harus dikakukan pengisian agar tidak kering/gosong).drum penyulingan daun cengkehPipa tadi setelah melewati tampungan air diberi KRAN untuk menghasilkan minyak. namun minyak masih bercampur air.(sebagai patokan dimana air dan minyak lebih berat minyak)tinggal memisahkan dengan drum-drum yang berurutan dengan pipa penghubung.sampai tidak ada lagi kandungan minyak,air bisa dialirkan ke pipa pembuangan.dimana dalam penyulingan minyak akan berada diatas dan dibawah air,ini merupakan minyak ringan dan berat.kita bisa menyaring dengan tong seperti pada gambar diatas PROSES PEMASAKAN/PENYULINGAN Di atas kita sudah mengetahui alat-alat yang dibutuhkan untuk melakukan penyulingan.Tinggal masuk pada proses penyulingan,setiap ukuran panci(dandhang) berbeda dalam waktu memasak juga mengisi ulang airnya. Pertama,yang harus dilakukan adalah mengisi air dandhang sampai batas pengisian yaitu sampai mencapai jarak 10cm dari batas plat lubang. Kedua,mengisi dandhang dengan daun sampai penuh.agar bisa muat banyak perlu dilakukan pemadatan dengan diinjak keras. Ketiga,setelah selesai disi tentu harus ditutup dengan rapat bahkan tutup tersebut harus dilengkapi dengan baut pengunci agar tidak bocor(tutup dilengkapi pengunci dan pipa penyalur).dapur penyulingan minyak cengkeh Keempat,langkah selanjutnya ini merupakan langkah yang mudah tidak banyak mengeluarkan tenaga yaitu nyalakan dapur ketel.Kalau masih pertama menyalakan harus membutuhkan kayu untuk bahan bakarnya tapi setelah 2- seterusnya bisa memanfaatkan daun yang sudah selesai dimasak(kayu dan bahan bakar lain cuma sebagai penambah). Kelima,ini proses terlama dari semuanya karena waktunya memakan waktu10-12jam yaitu .menjaga api tetap menyala dan isi ulang air tiap 2-3jam sekali.Keenam,proses terakhir mengumpulkan minyak yang sudah dipisahkan dan dikemas dalam jurigen.jangan lupa matikan api dan isi air dandhang agar saat pembongkaran cepat dingin.proses penyulingan daun cengkeh Pembongkaran dilakukan dengan cara kebalikan dari pengisian.begitu seterusnya....Dari artikel diatas kita sudah bahas pemanfaatan daun cengkeh dari masyarajat juga masuk pada pengenalan cara menyulingnya. Hal berikut sudah dilakukan diberbagai daerah,bukan hanya di daerah ngrayun saja tapi dimaluku yang sebagai asal usul cengkeh pun Sudah banyak pabrik-pabriknya.jadi bisa dikatakan bisnis penyulingan daun cengkeh berkembang begitu pesat seiring dengan manfaat dari minyak cengkeh. Berikut beberapa manfaat secara umum minyak cengkeh;¤¤ aroma terapi¤¤ obat sakit gigi¤¤ meningkatkan sirkulasi darah¤¤ perawatan kecantikan¤¤ obat jerawat¤¤ Pengusir serangga¤¤ sakit kepalaDan masih banyak lagi,Tentu setelah diproses untuk keperluan lain juga terdapat campuran-campuran yang harus ada juga dosisnya.Jadi jangan coba-coba dengan minyak cengkeh yang masih selesai disuling karena masih banyak kandungannya(jika ada waktu ngrayun kreatifposting) juga sangat panas jika kena kulit.Selain pada daun juga bijinya pohon cengkeh juga memiliki kandungan minyak yaitu pada bagian gagang dan bubga(kembang). ( Anggi Muhammad Yusri, S.Pt.) Sumber :http://plasadewa.blogspot.com