Loading...

MOBILE POLOYODE BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN, DAN KEHUTANAN KABUPATEN GORONTALO

MOBILE POLOYODE  BADAN PELAKSANA PENYULUHAN PERTANIAN, PERIKANAN, DAN KEHUTANAN KABUPATEN GORONTALO
Setelah melaksanakan Mobile Poloyode di BP3K Kecamatan Limboto, Badan pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Kabupaten Gorontalo melaksanakan Mobile Poloyode Tingkat Kabupaten pada hari selasa tanggal 5 juni 2012 bertempat di halaman Kantor BP4K. Kegiatan Mobile Poloyode ini dihadiri oleh Seluruh Kepala SKPD, Penyuluh dan Petani, dan dibuka langsung oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Gorontalo Drs. Hen Restu, MM. Melalui laporan kegiatan ini kelapa BP4K Daniel Rentelinggi, SP menyampaikan ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan pada acara Mobile Poloyode ini yaitu, Peluncuran Panel Anti Korupsi, Pengukuhan Kelompok Tani, Temu Teknis Kegiatan Demfarm Tingkat Kabupaten, Temu Teknis Kegiatan PUAP se-Kabupaten Gorontalo, Penyerahan Piagam Penghargaan kepada Teladan 2011, penyerhan benih dan pupuk untuk kegiatan P2KP, dan Penyerahan secara simbolis kendaraan dinas roda 2 (dua) yang berasal dari Kementrian Pertanian 5 (lima) unit, Dinas Kehutanan Kabupaten Gorontalo 4 (empat) unit, Dinas Perikanan, Kelautan dan Peternakan Kabupaten Gorontalo 1 (satu) unit dan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan 5 (lima) unit. Menurut Daniel Rantelinggi implementasi dari Gerakan Poloyode yang sudah dicanangkan oleh Bupati Gorontalo adalah Mobile Poloyode di BP3K yang ada di kecamatan yang bertujuan untuk menata dan memperkuat kembali Sistem penyuluhan yang ada di Kabupaten Gorontalo dengan mengedepankan kearifan Lokal, ditambahkan pula oleh Daniel bahwa Sistem gerakan Poloyode ini sudah diadopsi Oleh Bakorluh Provinsi Gorontalo untuk dijadikan Peraturan Gurbernur (Pergub). Dalam sambutannya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Gorontalo Drs. Hen Restu, MM menyampaikan bahwa kabupaten Gorontalo sebagai salah satu wilayah yang ikut memberikan dukungan secara maksimal dalam pencapaian pelaksanaan program pertanian yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku utama, ditambahkan pula Oleh beliau bahwa penyuluh memiliki posisi yang strategis dalam mensukseskan kegaitan pembangunan pertanian. Diakhir sambutannnya Beliau Pemerintah daerah bersama lembaga Legislatif akan berupaya mengalokasikan tambahan anggaran bagi operasional penyuluh untuk menunjang kegiatan dalam mencapai sasaran yang telah ditargetkan. (Moh. Nasrudin Isa, SP - Admin Cyber)