Loading...

MOBILE POLOYODE BP4K KABUPATEN GORONTALO DI KECAMATAN LIMBOTO

MOBILE POLOYODE  BP4K KABUPATEN GORONTALO  DI KECAMATAN LIMBOTO
Peningkatan pemberdayaan dan kemandirian petani seorang penyuluh yang berdiri paling depan dari kegiatan penyuluhan harus memiliki PKS (Pengetahuan, ketrampilan, dan sikap) yang baik, untuk menata kembali sistem penyuluhan tersebut maka BP4K Kabupaten Gorontalo melahirkan suatu inovasi yaitu Gerakan pendampingan petani melalui kearifan lokal disebut juga dengan gerakan Poloyode. Gerakan poloyode ini dicanangkan oleh Bupati Gorontalo Drs. David Bobihoe Akib, MSc, MM pada pelaksanaan Goverment Mobile (GM) 4 April 2012. Sesuai dengan instruksi Bupati Gorontalo kepada seluruh SKPD Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk selalu peka dengan permasalah ditingkat bawah, terutama yang berhubungan dengan kesejahteraan masyarakat dengan cara harus merampas bola yang dalam artian harus terjun langsung dan melihat permasalahan sampai ke akar rumput, untuk itu oleh BP4K Kabupaten Gorontalo ditidaklanjuti dengan kegiatan Mobile Poloyode (MP) yang akan dilaksanakan diseluruh wilayah BP3K dan kegiatan ini diawali di BP3K Limboto mulai tanggal 28 Mei 2012 sampai selesai memecahkan seluruh permasalahan diwilayah. Kegiatan ini dipusatkan di Klinik Prima Tani Kelurahan Biyonga dan dibuka langsung oleh Kepala BP4K Kabupaten Gorontalo Daniel Rantelinggi, SP. Tujuan dari dilaksanakannya Mobile Poloyode menurut Kepala Badan adalah untuk memotivasi penyuluh yang ada ditingkat bawah sekaligus menyelesaikan ataupun meminimalisir permasalahan yang sering terjadi baik itu yang berhubungan dengan tupoksi penyuluh atau kegiatan program yang ada di BP4K dan Dinas instansi terkait. Ditambahkan pula oleh kepala badan di tahun 2012 ini BP4K Kabupaten Gorontalo Melalui Gerakan Poloyode ini mempunyai beberapa sasaran produksi yang oleh beliau merupakan salah satu target yang harus direalisasikan dimana penyuluh dilapangan merupakan fasilitator dari pencapaian sasaran tersebut, sasaran tahun 2012 antara lain Produksi Padi sawah dalam mensukseskan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) sejumlah: 242.580 Ton, Jagung : 300.652 Ton, populasi Sapi : 74.000 ekor, kambing : 34.000 ekor, daging ayam buras : 867.000 Kg, ayam pedaging : 133.600 Kg, Budidaya Perikanan Air Laut: 3 kecamatan, Budidaya Perikanan air tawar : 7 kecamatan , pengembangan hutan rakyat seluas 2113 ha, penguatan kelembagaan kelompok tani dengan sasaran peningkatan kenaikan kelas kelompok dengan sasaran kelompok tani pemula : 775 poktan, kelompok tani lanjut : 689 poktan, dan kelompok tani madya : 79 poktan, dan pemberdayaan pos penyuluhan (posluh) sejumlah 161 unit. Sasaran lain yang harus direalisasikan menurut Kepala Badan adalah pemanfaatan lahan pekarangan di 206 Desa di Kabupaten Gorontalo dengan memanfaatkan lahan 1 m² dengan nilai kontribusi sebesar Rp.20.000/hari dalam satu rumah tangga yang bertujuan untuk menjaga ketahanan pangan, penguatan program P2KP dengan memanfaatkan pangan lokal berbasis menu 3B (beragam, bergizi, berimbang) dengan PPH (pola pangan harapan 88,2 %). Semua sasaran tersebut menurut Daniel Rantelingi sudah diamatkan oleh Bupati untuk dikeroyok bersama oleh lintas sektor dengan master programnya ada di BP4K. Kegaiatan yang dilaksanakan pada Mobile Poloyode ini yaitu pembinaan dan revitaslisasi Gapoktan, penguatan kepada Gapoktan Penerima PUAP dan penyuluh pendamping, pembinaan dan monitoring kegiatan FMA, pembinaan dan monitoring kepada kelompok tani pelaksana denfarm sekaligus kunjungan ke lokasi denfarm, pembinaan pada kelompok tani pelaksana kegiatan SL-PTT regular dan SL-PTT model dan evaluasi Penyuluh serta penataan administrasi ppenyuluhan di BP3K kecamatan Limboto. (Moh. Nasrudin Isa, SP - Admin Cyber)