Loading...

MODIFIASI CAPLAK RODA

MODIFIASI CAPLAK RODA
Sejalan dengan upaya khusus ( upsus ) percepatan pencapaian swasembada padi, jagung dan kedele, serta bawang merah dan cabe ( pajale babe ) berbagai upaya telah dilakukan baik dari pemerintah pusat sampai di daerah dan ditunjang kerjasama tni-ad dan ( perguruan tinggi ). Penyuluh sebagai ujung tombak dilapangan wajib melaksanakan dan menjaga upsus tersebut, tak terkecuali dikabupaten kapuas hulu.Dalam rangka upsus tersebut dikabupaten kapuas hulu sudah menyiapkan langkah-langkah agar luas tanam sesuai dg target yg telah ditetapkan, agar tercapai & mengantisipasi terjadinya penurun produksi. Dengan melalui gelar teknologi bagi penyuluh ini, diharapkan dapat menciptakan inovasi teknologi yang bukan saja pada inovasi alat tapi pada hal-hal yang inovatif lainnya, yang dapat diterapkan dan disebarluaskan bagi pelaku utama dan pelaku usaha berbasis potensi spesifik lokal yang murah, mudah, praktis dan ramah lingkungan.Dengan demikian semoga upsus ini sesuai dengan harapan dan dapat tercapai dikabupaten kapuas hulu khususnya dan di propinsi kalimantan barat .Amiin..Sistim tanam padi sawahCara tanam/ sistim tanam padi sawah terdiri dari 2 cara tanam yaitu cara tegel dan jajar legowo. Cara tanam dengan pendekatan ptt dianjurkan menggunakan sistim tanam jajar legowo, mengingat sistim tanam tersebut memiliki kelebihan-kelebihan dibanding dengan cara tanam sistim tegel. Pengertian legowo Adalah suatu sistim penanaman padi sawah dengan cara pengaturan jarak tanam yang rapat dan dibuat lorong/ barisan tanaman yang dikosongkan sehingga didapatkan populasi tanaman padi yang lebih optimal perawatan tanaman lebih mudah dan intensitas cahaya matahari lebih mudah masuk keareal pertanaman sawah. Cara tanam jajar legowo untuk padi sawah secara umum bisa dilakukan dengan berbagai tipe yaitu: legowo (2:1), (3:1), (4:1), (5:1), (6:1) atau tipe lainnya. Alat dan bahanAlat : bahan : 1. Bor 1.karton utk mal 2. Katam 2.papan l : 20 cm p : 100 cm3. Zingsaw 3. Tebal papan 1,5 “ 2 cm4. Gergaji 4. Paralon ½ inch : 1 btg5. Palu 5. Sambungan t 3/4: 5 bh6. Pengaris/penyiku 6. Reng l : 1-1,5 cm, p : 50cm7. Busur 7. Kawat utk key/pen8. Jangka 8. Paku 1,5 inch9. Pensil/pulpen 9. Lem paralon &super glue10.gunting/cutterCatatan : biaya pembutan : kurang dari rp 100.000,- Cara pembuatan 1. karton dibuat mal dengan cara dibuat garis vertikal dan horizontal dg garis tengah 19,1 cm ( keliling lingkaran 60 cm ) dan untuk jarak tanam 30 cm x 30cm x 40 cm dibuat mal dg garis tengah 38,6 ( keliling lingkaran 90 cm ) tanam metode hazton.2. Di buat lingkaran dengan titik tengah 9,55 dan titik tengah 14,3 cm ( metode hazton )3. Lingkaran tersebut dibagi 3 bagian dg busur (120 derajat)4. Mal tersebut di jiplakkan ke papan dan di buat bulatan memakai zingsaw5. Titik tengah bulatan papan di bor ukuran paralon ½ inch6. Garis tepi bulatan ditandai sesuai tiga bagian tadi kemudian di pahat sesuai ukuran reng setelah selesai semua bulatan tadi. 7. Paralon utk as roda dipotong sepanjang 100 cm diujungnya diberi sambungan t dan dilubangi utk key8. Paralon dipotong sesuai jarak antar roda dibuat sambungan dan dilubangi untuk key9. Paralon utk penahan antar roda dipotong sesuai jarak antar roda dan dibuat lubang utk key.10. Paralon utk gagang/ pemegang dipotong sesuai panjangnya dan disambungkan dengan sambungan t catatan : modifikasi caplak roda ini memaka paralon supaya mudah utk dirubah ke 4 ; 1, 3;1 dan 2 ; 1 dan mudah utk dirakit dan dibawa Spesifikasi alat : 1. Caplak roda ( jarwo )? Panjang bagian pembuat garis tanam 100 cm? Diameter roda pembuat garis tanam 19,1 cm? Panjang tangkai/ gagang 120 cm-150cm ? Berat alat -/+ 5 - 6 kg? Jarak garis tanam antar barisan 20 cm? Jarak garis tanam dalam barisan 20 cm? Jarak lorong legowo/barisan kosong 40 cm? Ketahanan caplak roda 2-3 tahun2. Caplak roda ( hazton )? Panjang bagian pembuat garis tanam 130 cm ( 4 : 1 )? Diameter roda pembuat garis tanam 28,6 cm? Titik tengah 14,3 cm? Panjang tangkai/ gagang 120 cm-150cm ? Berat alat -/+ 7-8 kg? Jarak garis tanam antar barisan 30 cm? Jarak garis tanam dalam barisan 30 cm? Jarak lorong legowo/barisan kosong 40 cm ? Ketahanan caplak roda 2-3 tahun. Keuntungan alat:1. Caplak roda ini dapat dipisahkan menjadi 3 bagian, sehingga memudahkan dalam transportasi.2. Caplak roda ini dapat disesuaikan dengan keinginan/kebiasaan petani dalam menggunakan sistim tanam3. Jajar legowo 2 : 1, 3 : 1 atau 4 : 1.4. Dengan menggunakan alat ini dapat menghemat waktu dan tenaga kerja dalam membuat garis tanam,5. Sebab hanya cukup sekali jalan saja dan sudah terbentuk garis tanam dengan ukuran yang6. Seragam,yaitu 20 cm x 20 cm x 40 cm.7. Memudahkan para penanam dalam meletakkan bibit pada lubang tanam dengan jarak antar tanaman yang seragam.8. Biaya pembuatan sangat terjangkau/ sangat murah 9. Mudah dalam perakitan dan penggunaannya Kelemahan alat :1. Mudah patah apabila paralon tidak diisi dg kayu atau lainnya.2. Paralon mudah pecah apabila tidak memakai paralon standar. Penggunaan caplak roda Waktu penggunaan caplak roda :Pada saat lahan selesai diolah diratakan dan dibiarkan 1 “ 2 hari ( supaya lahan Terjemur matahari agar mudah membuat Garis pola tanam dg caplak roda Cara kerja caplak roda Sebelum caplak roda ditarik untuk membuat garis pola tanam, dibagian pinggir sawah dipasang tali memanjang untuk pedoman garis lurus caplak roda saat penarikan pertama.selanjutnya caplak roda diletakkan dipinggir sawah untuk membuat garis Pola tanam dengan menarik caplak roda sejajar dengan garis tali dipinggir sawah.garis yang terbentuk dari penarikan pertama harus lurus, karena merupakan pedoman untuk penarikan caplak roda selanjutnya.setelah caplak roda yang ditarik mencapai ujung sawah, selanjutnya caplak roda diangkat dan digeser kesebelahnya untuk Membuat garis pola tanam selanjutnya. Saat memindahkan caplak roda jangan diputar tetapi hanya digeser saja. Dengan demikian bila lorong terbentuk disebelah kiri pada penarikan selanjutnya lorong akan terbentuk di sebelah kiri lagi, demikian seterusnya sampai pembuatan garis pola tanam selesai. DEDI SUSANTO, S.PKP - KOORDINATOR BPP BOYAN TANJUNG, KAB. KAPUAS HULU, KALBAR