Loading...

MONITORING DAN EVALUASI GERAKAN PERCEPATAN DAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN (P2KP) KAB. BULUKUMBA

MONITORING DAN EVALUASI GERAKAN PERCEPATAN DAN PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI PANGAN (P2KP) KAB. BULUKUMBA
Gerakan Percepatan Penagekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional dengan memantapkan pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman guna memenuhi kebutuhan gizi seimbang untuk mendukung hidup sehat, aktif dan produktif. Kegiatan P2KP ini merupakan suatu tuntutan yang tidak dapat ditawar-tawar lagi, sebagai akibat dampak pemanasan global, pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, ketergantungan pangan khususnya pada beras sangat besar, pola makan yang belum beragam, bergizi, berimbang dan aman serta perubahan gaya hidup masyarakat Indonesia dalam mengkonsumsi pangan. Tingkat konsumsi pangan rata-rata penduduk Indonesia tahun 2009, diukur dari rata-rata konsumsi energy sebesar 1.927 kkal/kap/hari dan protein sebesar 54,35 gram/kapita/hari sudah mendekati anjuran WNPG (Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi) VIII tahun 2004 energi sebesar 2.000 kkal/kap/hari dan protein 52 gram/kap/hari. Salah satu indikator untuk mengukur tingkat keanekaragaman dan keseimbangan konsumsi pangan masyarakat adalah skor Pola Pangan Harapan (PPH) sebesar 95 pada tahun 2015. Implementasi pelaksanaan P2KP tahun 2011 sebagai keberlanjutan Gerakan P2KP tahun 2010 dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Di Kabupatn Bulukumba, program P2KP untuk Tahun 2010 telah mencakup 10 desa dan untuk tahun 2011 juga disiapkan 10 desa untuk program tersebut. Kegiatan P2KP ini diwujudkan melalui 3 kegiatan yaitu pemberdayaan kelompok wanita melalui optimalisasi pemanfaatan pekarangan, pengembangan usaha/industri pengolahan pangan local dan sosialisasi dan promosi penganekaragaman di tingkat SD/MI. Pada awal bulan April 2011 telah dilakukan monitoring dan evaluasi gerakan P2KP yang dilakukan oleh tim BKPPP Kab. Bulukumba bersama dengan tim dari Badan Ketahanan Pangan Propinsi Sulawesi Selatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penganekaragaman dan Konsumsi Pangan yaitu Ibu Ir. Hj. Nirmala Patiroi, M.AP. Monitoring dilakukan terhadap kelompok-kelompok yang akan menerima program pada tahun 2011. Sedangkan evaluasi dilakukan pada kelompok yang sudah melaksanakan program P2KP sebelumnya yaitu pada tahun 2010. 10 desa baru untuk Tahun 2011 adalah Desa Bijawang Kec. Ujung Loe, Desa Benjala Kec. Bonto Bahari, Desa Bonto Mangiring Kec. Bulukumpa, Desa Bonto Macinna Kec. Gantarang, Desa Dampang Kec. Gantarang, Desa Tritiro kec. Bonto Tiro, Desa Benteng Palioi Kec. Kindang, Desa Kindang Kec. Kindang, Desa Lembang Lohe Kec. Kajang dan Kel. Bonto Kamase Kec. Herlang. Sedangkan untuk tahun 2010, dari hasil evaluasi baik dari tim kabupaten dan propinsi ditemukan adanya KWT yang tidak mampu mengembangkan kegiatannya sehingga tim dari kabupaten selanjutnya akan melakukan perifikasi ulang terhadap KWT yang tidak mampu melaksanakan kegiatan tersebut. Sistem reward and punishment diberikan kepada KWT agar kelompok bisa mempertanggungjawabkan kegiatannya. Bagi kelompok yang bagus pelaksanaannya maka akan tetap diberikan bantuan dana yang lebih besar sedangkan bagi anggota yang tidak bisa melaksanakan kegiatannya maka akan diganti dengan kelompok lain. By. admin-Bulukumba