Loading...

Monitoring Dan Evaluasi Penerapan Kegiatan Sekolah Lapang Genta Organik Di BPP Wilayah IV Kabupaten Bogor

Monitoring Dan Evaluasi Penerapan Kegiatan Sekolah Lapang Genta Organik Di BPP Wilayah IV Kabupaten Bogor
Hari ini sedang dilaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi penerapan kegiatan Sekolah Lapang Genta Organik di BPP Wilayah IV Kabupaten Bogor, bertempat di Poktan Angsana Jaya dan Poktan Tunas Harapan, Desa Tapos II, Kec. Tenjolaya, Kab. Bogor. Kegiatan hari ini dimaksudkan untuk mengetahui perkembangan kegiatan SL Genta Organik seperti apa saja hasil SL yang diterapkan di Laboratorium Lapangan (LL), seberapa jauh penerapannya, seberapa efektif serta apa saja kendala yang dihadapi selama kegiatan SL ini berlangsung. Ketika koordinasi dengan pihak petani dan penyuluh, tidak ada permasalahan teknis yang berarti hingga menghambat kegiatan SL Genta Organik. Kedua Kelompok yang diambil sampelnya juga menyatakan bahwa sudahj dilakukan aplikasi. Kelompok Tani Angsana Jaya sudah mulai memasuki minggu ke 6 penanaman, sehingga tanaman padi sudah mendekati fase generatif. Menurut Bapak Ketua Kelompok, teknologi SL yang diterapkan berupa Pupuk Organik, Photosyntetic Bacteria (PSB) dan Jakaba. Hasil dari penerapan teknologi ini bisa dilihat dari lebih banyaknya anakan pada pertanaman padi, daun lebih hijau dan tanaman terlihat lebih kokoh. Selain itu, pengeluaran biaya yang dibutuhkan pada pertanaman kali ini dikatakan lebih rendah karena tidak menggunakan pupuk kimia. Pada Poktan Tunas Harapan, tanaman baru berumur 8 HST, dengan umur benih kisaran 2 minggu. Untuk teknologi SL yang diterapkan berupa Pupuk Organik, Photosyntetic Bacteria (PSB) dan Jakaba, namun belum terlihat dampak pengaplikasiannya, mungkin dikarenakan tanaman masih berumur muda. Apabila melihat dari hasil penerapan, pengaplikasian ilmu yang didapat dari SL Genta Organik ini dirasa cukup bermanfaat, terutama apabila melihat dari sisi keberlanjutan dan penurunan modal budidaya. Melihat keberhasilan ini, diharapkan kedepannya petani dan masyarakat sekitar bisa memiliki rasa tertarik yang lebih tinggi pada penggunaan bahan organik dalam budidaya pertanian sehingga bisa meniru manfaat dari SL Genta Organik ini. Dari pihak Provinsi kemudian menyarankan untuk tetap melanjutkan penggunaan teknologi dari SL Genta Organik ini, karena bisa menjaga kualitas lahan, meningkatkan produktifitas pada jangka panjang dan bisa memangkas biaya pemupukan. Kedepannya, akan dilakukan pengamatan terhadap pertanaman pada yang ada di LL dan didata mengenai kualitas produksinya. Setelah memasuki masa panen kegiatan berikutnya akan dilakukan Farmers Field Day (FFD) menyesuaikan dengan keadaan. Red: Gumiwang Purwa Permana (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)