Loading...

MORFOLOGI DAN MANFAAT TANAMAN PISANG HIAS (HELICONIA)

MORFOLOGI DAN MANFAAT TANAMAN PISANG HIAS (HELICONIA)
Perhatian masyarakat terhadap tanaman hias di Indonesia makin lama makin meningkat, bila dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu. Tanaman hias telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Hal ini tampak dari pemanfaatannya yang makin meluas dalam berbagai acara dan upacara adat/keagamaan, maupun dalam berbagai peristiwa yang menandai hari kelahiran, hari ulang tahun, hari duka cita, dan lain-lain; baik sebagai rangkaian bunga untuk dekorasi ruangan pesta-pesta perkawinan, sebagai tanaman hias di taman/lansekap, maupun sebagai elemen ritual keagamaan. Minat masyarakat untuk membudidayakan tanaman hias secara komersial pun meningkat, sejalan dengan meningkatnya permintaan pasar. Hal ini ditenggarai dengan meningkatnya luas area dan jumlah petani hias di berbagai daerah sentra produksi. Beruntung sebagai negara tropis, Indonesia kaya akan beragam jenis tanaman hias. Salah satu diantara tanaman hias tersebut yaitu tanaman pisang-pisangan atau pisang hias (Heliconia sp). Terdapat tidak kurang dari 31 jenis tanaman pisang hias ini, dengan bentuk dan warna bunga yang eksotis. Walaupun didominasi dengan warna bunga merah, kuning, jingga, pink dan hijau, namun banyak juga yang memiliki warna menarik lainnya yang merupakan campuran dari warna-warna tersebut. Beberapa jenis tanaman pisang hias yang banyak disukai, antara lain: Heliconia caribaea, Heliconia rostrata, Heliconia pendula, Heliconia stricta, Heliconia wagneriana, Heliconia jacquinii, Heliconia brasilliansis, Heliconia bihai, Heliconia yellow dancer, dan Heliconia golden torch. Morfologi tanaman Bagian tanaman heliconia terdiri dari daun, batang braktea dan bunga, dengan penjelasan singkat sebagai berikut: 1. Daun Daun heliconia berbentuk elips, permukaan daunnya licin, berwarna hijau hingga keungu-unguan. Ujung daun runcing; sementara tepian daun ada yang rata, ada sobek-sobek, ada pula yang robek berpilin. Panjang daun antara 30 - 120 cm, sedangkan lebarnya 15 - 25 cm. Jumlah daun pada setiap batang 5 - 12 helai. Daun memiliki pelepah yang saling bertumpuk membentuk batang semu. 2. Batang Batang merupakan batangsemudengan ketinggian antara 0,5 - 4 cm dan diameter antara 1,5 - 4 cm. Batang tumbuh di permukaan tanah dengan sistem perakaran serabut. 3. Braktea Braktea merupakan modifikasi daun yang tumbuh di bawah tangkai bunga pada tanaman, seringkali tidak nampak, namun kadang-kadang sangat menarik seperti petal. 4. Bunga Merupakan rangkaian braktea yang tersusun menggantung atau tegak. Bunga muncul di ujung atas batang, membentuk rangkaian yang terdiri atas 5 - 25 buah seludang yang mekar secara tidak bersamaan. Bunga memiliki warna dan bentuk bervariasi, tergantung jenisnya. Bagian yang disebut bunga sebenarnya adalah bunga semu yang merupakan seludang atau kelopak daun yang memiliki aneka warna, sedangkan bunga yang sesungguhnya terdapat di balik (bagian dalam) seludang, dengan ukuran lebih kecil dan berwarna kurang menarik. Bentuk rangkaian seludang ada yang rata, segitiga, atau zig zag, sedangkan seludang berukuran antara 15 - 60 cm. Manfaat Heliconia dapat dimanfaatkan sebagai bunga potong, sebagai penghias taman dan pagar, serta sebagai tanaman pot, dengan penjelasan singkat berikut ini: 1. Bunga potong Sebagai bunga potong atau materi rangkaian bunga dan dekorasi, heliconia memiliki vase life yang cukup lama (tidak mudah layu), bisa sampai lebih dari seminggu. Pada umumnya diambil dari jenis heliconia bertipe pembungaan tegak dan menggantung agar memudahkan dalam penyusunan dan perangkaian bunga. Rangkaian bunga potong dibuat dari susunan braktea yang berdiri tegak atau menjuntai ke bawah dengan panjang yang dapat melebihi 30 cm dan warna yang memukau. Tangkai bunga dilapisi lilin yang menyerupai pupur (bedak). Jenis-jenis heliconia yang cocok dimanfaatkan untuk bunga potong, yaitu: Heliconia psittacorum, Heliconia bihai, Heliconia wagneriana, Heliconia strica, dan Heliconia sexypink. 2. Penghias taman dan pagar Selain sebagai bunga potong, tanaman heliconia sering pula digunakan sebagai materi taman/lansekap, baik dikombinasikan maupun tanpa kobinasi dengan tanaman lain. Sebagai tanaman lansekap, heliconia disukai karena bersifat tahunan, sehingga tidak perlu dilakukan penanaman yang berulang-ulang. Kelebihan lain yaitu mudah menjadi banyak, merumpun, dan bunga yang muncul berwarna kontras. Untuk penghias taman dan pagar, sebaiknya digunakan jenis heliconia bertipe pembungaan tegak dan jenis yang sama, agar bunga terhalangi oleh daun, serta tampak seragam dan kompak dengan komposisi yang hidup. Jenis-jenis heliconia yang cocok dimanfaatkan untuk penghias taman dan pagar, yaitu: Heliconia psittacorum, Heliconia angusta, dan Heliconia golden torch. 3. Tanaman pot Sebagai tanaman pot, heliconia banyak digunakan di perumahan, perkantoran, taman kota, real estate, marka jalan dan taman rumah tinggal. Apabila ditaruh di dalam ruangan, heliconia mampu beradaptasi dengan cahaya rendah dalam ruangan. Walaupun sebagai tanaman pot dalam ruangan bunganya tidak sebanyak hasil penanaman di pekarangan atau kebun, namun heliconia pot lebih cepat menghasilkan bunga. Jenis-jenis heliconia yang cocok dimanfaatkan untuk tanaman pot, yaitu: Heliconia psittacorum, Heliconia angusta, dan Heliconia strica. Diana Prasastyawati, Mei 2013 Sumber: Anonim. 2010. SOP Standar Operasional Prosedur Budidaya Heliconia. Jakarta: Direktorat Budidaya Tanaman Hias, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementerian Pertanian